- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Satu PDP Corona di Tasikmalaya Meninggal Dunia

Tasikmalaya,--Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona asal Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia, Selasa (24/3/2020). Pasien tersebut sempat menjalani perawatan di ruang isolasi khusus RSUD SMC Tasikmalaya.
"Benar ada PDP yang meninggal tadi, pasien ini sempat ditangani di ruang isolasi," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasik Heru Suharto, di Kantor Bupati Tasikmalaya, Selasa (24/3/2020).
Dia mengaku belum bisa memastikan pasien tersebut meninggal akibat Corona atau bukan. Pasalnya saat ini pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.
Baca Lainnya :
- Disdik Ciamis Merespons UN 2020 Ditiadakan0
- Jabar Posisi Kedua Setelah DKI Jakarta Kasus Corona0
- APD di Tasikmalaya Hanya Cukup untuk Tiga Hari0
- Jejak Wawalkot Yana Sebelum Positif Corona0
- Wakil Wali Kota Bandung Positif Covid-190
Namun dari informasi yang dimilikinya, pasien tersebut memang memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta. Tapi untuk lebih pastinya dia menunggu hasil tes.
"Pasien ini belum tentu positif Covid 19, tapi memang ada riwayat dari Jakarta," Tambah Heru.
Sementara itu Direktur RSUD SMC Tasikmalaya Iman Firmansyah menyatakan meski statusnya PDP penanganan jenazah dilakukan dengan sangat hati-hati. Pihaknya membungkus peti mati dengan plastik hingga menyemprotkan disinfektan demi mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan.
"Jenazah sudah steril yah dia diberi desinfektan disemprot yah, dimasukan kantung mayat. Plastik dikasih peti mati dan dibungkus plastik lagi," ucap Iman Firmansyah.
Sekedar informasi, di Kabupaten Tasikmalaya saat ini terdapat 11 orang dalam pemantauan dan tiga pasien dalam pengawasan Corona.[]
































