- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Isi suratnya, permohonan menarik 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri.
"Kami berkirim surat kepada Bapak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus di tes dan tidak dilantik sebagai ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian kita rekrut untuk menjadi ASN Polri," kata Sigit di Papua, Selasa (28/9/2021).
Sigit menjelaskan, dirinya sudah mendapat surat jawaban dari Presiden melalui Mensesneg Pratikno yang pada intinya menyetujui permintaan tersebut.
Baca Lainnya :
- Bebas Denda Pajak Kendaraan Berlaku hingga 29 Mei 2020 0
- Niat Gertak Ibu Kos, Wanita Ini Malah Bakar Diri Sendiri0
- Masuk Klaster Sukabumi, 300 Siswa Polisi Terindikasi Positif Corona0
- Nasib GGRM Makin Tinggi Pohon, Makin Kencang Angin Menerpa,Beda Jauh sama HMSP0
- Menko Luhut: Gubernur Anies dan Sri Mulyani Sudah Hitung Biaya Karantina Jakarta0
Menurut Sigit, Korps Bhayangkara melihat rekam jejak dan pengalaman pegawai KPK tersebut yang memiliki kemampuan di bidang pemberantasan korupsi. Sehingga, kata dia, hal itu bermanfaat untuk memperkuat Polri sebagai institusi. "Beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri," pungkas Sigit.[]





















