- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Jokowi Minta Vaksinasi Pelajar Untuk Mempercepat Pencapaian Herd Immunity

JAKARTA,--Presiden Joko Widodo meminta percepatan vaksinasi pelajar untuk mempercepat pencapaian kekebalan komunal atau herd immunity.
Hal itu dikatakannya saat meninjau kegiatan vaksinasi yang digelar di Taman Cappelen, Kebun Raya Bogor, Sabtu (28/8). Kegiatan ini diperuntukkan bakal para pelajar usia 12 hingga 18 tahun serta menyasar sekitar 1.250 peserta dan terbagi dalam beberapa sesi.
Di lain tempat, kegiatan vaksinasi serupa juga dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah lain dengan total peserta mencapai 16.279 orang, dengan rincian di Jawa Barat menyasar 14.429 pelajar dan di Banten 1.850 pelajar.
Baca Lainnya :
- dr Tirta Berstatus PDP Covid-19,Titip ke Anies & Sebut Staf Presiden Jokowi0
- Bupati Cirebon dan Pengurus Hipmi Cirebon Negatif Corona0
- UU Kekarantinaan: Pemerintah Tanggung Jawab Penuhi Kebutuhan0
- PUPR Guyur Rp1,35 T untuk Program Padat Karya Tunai Irigasi0
- Trump Sebut Puncak Kematian akibat Corona di AS 2 Pekan Lagi0
Pada kesempatan itu Jokowi sempat berbincang dengan beberapa perwakilan di Jawa Barat dan Banten melalui konferensi video. Jokowi sempat bertanya terkait total peserta vaksinasi dan kecukupan stok vaksin yang tersedia di setiap daerah tersebut.
Ia juga meminta kegiatan vaksinasi terus dilaksanakan agar kekebalan komunal di masyarakat dapat tercapai secepatnya.
Sejumlah lokasi vaksinasi yang disapa Jokowi antara lain Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kota Cilegon, dan Kabupaten Garut.
"Bagus, dikejar terus. Segera diselesaikan agar bisa segera dicapai kekebalan komunal dan kalau ada kekurangan vaksin segera sampaikan ke gubernur atau langsung ke menteri, sehingga semuanya bisa segera cepat rampung, cepat selesai vaksinasinya," ujar Jokowi mengutip keterangan tertulis Sekretarian Presiden.
Pada kesempatan tersebut Jokowi juga sempat bertanya mengenai ketersediaan fasilitas isolasi terpusat (isoter) dan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit di daerah-daerah tersebut.
Berdasarkan data Satgas Covid-19, capaian vaksinasi dosis pertama secara nasional adalah 61.222.258 warga, dan dosis kedua ialah 34.702.841 dari total target 208.265.720 orang.
Vaksinasi sendiri diketahui bukan syarat pembelajaran tatap muka di sekolah dari pemerintah pusat. Meski demikian, sejumlah pemerintah daerah berhati-hati membuka sekolah demi mencegah lonjakan baru kasus Covid-19.[]































