- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains

JAYAPURA -- Gubernur Jawa Barat (Jabar), M Ridwan Kamil mengungkap skenario sport sains yang dipersiapkan bagi seluruh atlet Jabar, untuk terus mempertahankan gelar juara olahraga di berbagai ajang bergengsi nasional maupun internasional.
"Sport sains ini mengombinasikan ilmu ketubuhan atau fisik dengan prestasi atlet," kata Kang Emil, sapaan akrab M Ridwan Kamil di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (15/10).
Baca Lainnya :
- Diduga Mabuk 2 Wanita 1 Pria Cekcok Berujung di Polisikan di Kota Cirebon0
- Hasil Swab Turun, Sebagian Besar Negatif Covid 190
- Update Corona Kabupaten Garut 2 April 2020: 2 PDP Meninggal Dunia0
- PWI Peduli Masuk Desa Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid 190
- 104 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Dapat Asimilasi0
Dia menyebut, sport sains sebagai skenario efektif dalam memunculkan penampilan terbaik atlet menjelang bertanding. Kang Emil menyebut, konsep itu tidak melulu berkaitan dengan infrastruktur penunjang. Salah satu kegiatan yang diterapkan adalah membawa para atlet menuju ke daerah dataran tinggi.
"Kita latih atlet di wilayah dengan kandungan oksigen tipis. Akan lebih banyak sel darah merah yang timbul, sehingga saat tanding bisa jadi luar biasa," kata mantan wali kota Bandung tersebut.
Menurut Kang Emil, konsep yang diusung oleh sport sains mirip dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Para pakar dilibatkan untuk memberikan ilmu biologi dalam keolahragaan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melibatkan kalangan pakar dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung untuk mewujudkan konsep tersebut.
"UPI punya jurusan olahraga, di dalamnya ada alat yang menambah oksigen, ilmu posisi tubuh, memperbaiki performa dan sebagainya. Contoh, atlet angkat berat butuh asupan telur sekali makan bisa banyak, daging butuh tiga kilogram agar dia bisa berhasil raih emas mengangkat barbel seberat sapi limosin," kata Kang Emil.
Adapun Jabar mempertahankan gelar juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua adalah bukti bahwa kontingen Tanah Pasundan tersebut sekadar jago kandang. Dia merujuk ingatan pada 2016, ada warganet yang melambungkan tagar Jabar jago kandang.
Jabar mempertahankan gelar juara umum yang mereka raih pada PON XIX tahun 2016, dengan mengumpulkan total 353 medali. Jabar meraih 133 medali emas, 105 perak, dan 112 perunggu di gelaran PON XX Papua. Adapun posisi kedua dan ketiga ditempati kontingen DKI Jakarta dan Jawa Timur.[]
<!--[if gte mso 9]><xml>






















