- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Jokowi Ingatkan Aparat Jangan Keras dan Kasar

JAKARTA - Pemerintah telah memberlakukan PPKM Darurat untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Dalam pelaksanaannya dilakukan berbagai kebijakan menekan mobilitas masyarakat, salah satunya penyekatan jalan.
Meski begitu, Presiden Jokowi mengingatkan aparat untuk berhati-hati dalam upaya menurunkan mobilitas masyarakat. "Hati-hati dalam menurunkan mobility indeks mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat, pedagang, PKL, toko," katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).
Hal ini Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait evaluasi PPKM Darurat pada 16 Juli 2021 kemarin. Pada kesempatan itu juga Jokowi memperingatkan para aparat untuk tidak bersikap keras dan kasar dalam melakukan penertiban.
Baca Lainnya :
- Penambahan Pasien Corona Meninggal di RI Hari Ini Jadi Rekor Tertinggi0
- Dokter Positif Corona Meninggal di Ruang Isolasi RSHS0
- Ridwan Kamil Akan Bahas Opsi Lockdown, Usai Tes Masif Corona0
- Di Purwakarta 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-190
- PDIP Dorong Jokowi dan Anies Kaji Opsi Lockdown DKI Jakarta0
"Saya minta kepada Polri dan juga Mendagri kepada daerah agar jangan keras dan kasar. Tegas dan santun," ungkapnya.
Menurut Jokowi, menegur masyarakat dengan tegas dan santun sambil membagikan beras akan bisa tersampaikan pesannya. "Sambil sosialisasi memberikan ajakan-ajakan, sambil bagi beras. Itu mungkin bisa sampai malah pesannya," tuturnya.
Presiden mengatakan kejadian aparat memukul warga malah akan memanaskan suasana. "Saya kira peristiwa-peristiwa yang ada di Sulawesi Selatan misalnya Satpol PP memukul pemilik warung, apalagi ibu-ibu, ini untuk rakyat menjadi memanaskan suasana," katanya.[]





















