Nasib GGRM Makin Tinggi Pohon, Makin Kencang Angin Menerpa,Beda Jauh sama HMSP

By Polkrim News 01 Apr 2020, 12:42:07 WIB Ekonomi
Nasib GGRM Makin Tinggi Pohon, Makin Kencang Angin Menerpa,Beda Jauh sama HMSP

JAKARTA-- Akhir pekan lalu menjadi waktu pembalasan bagi saham-saham bluechip untuk berbalik menguat setelah beberapa waktu sebelum 'terbakar' hebat akibat tekanan global. Saham emiten rokok, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menjadi salah satu saham paling kinclong di bursa.

Sampai dengan Jumat (27/03/2020) sore, saham GGRM dengan mengumpulkan apresiasi sebesar 33,74% dalam sepekan terakhir. Umpama peribahasa makin tinggi pohon, makin kencang angin menerpa, dengan apresiasi setinggi itu wajar jika pelaku pasar bergegas mencairkan keuntungan investasi.

Dan Senin (30/03/2020) adalah harinya. Dilansir dari RTI, saham GGRM bertengger di posisi enam teratas sebagai saham yang paling terdampak tekanan jual. Hingga akhir sesi I, asing tercatat mengantongi keuntungan jual sebesar Rp7,10 miliar atau setara dengan Rp49,07 miliar dalam sepekan.

Baca Lainnya :

Akibat derasnya arus modal yang keluar, saham GGRM pun terkontraksi sedalam -6,99% di level Rp40.925 per saham. Level tersebut sekaligus menjadi yang paling rendah sepanjang hari ini. Sejumlah 411,50 ribu saham diperdagangkan dengan frekuensi 631 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp16,85 miliar.

Berbanding terbalik dengan GGRM, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) justru ramai diborong asing dengan capaian net buy terbesar kedua sebesar Rp11,8 miliar. Meski begitu, saham HMSP pun masih tertekan dengan koreksi -3,46% ke level Rp1.395 per saham. Sejumlah 26,11 juta saham HMSP diperdagangkan dengan frekuensi 2.472 kali dan membukukan nilai transaksi harian Rp35,46 miliar.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI



Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 1

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.