- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin

BANDUNG - Seiring dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, vaksinasi pelajar terus dikebut untuk menekan potensi sekaligus risiko penularan COVID-19 di lingkungan sekolah.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah VII yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi, Arief Subakty mengatakan, jumlah pelajar SMA/SMK di Bandung dan Cimahi yang sudah tuntas divaksin mencapai sekitar 70 persen dari total 105.000 siswa SMA/SMK atau sekitar 73.000 siswa.
"Jumlah siswa di wilayah Bandung dan Cimahi yang mendapat vaksin baik dosis pertama dan kedua terus meningkat. Rata-rata sekitar 70 persen atau tepatnya SMA sekitar 64 persen, SMK 70 persen, dan SLB 80 persen," ungkap Arief di sela kegiataj vaksinasi COVID-19 bagi pelajar SMA di SMK Negeri 3 Kota Bandung, Selasa (28/9/2021).
Baca Lainnya :
- Bebas Denda Pajak Kendaraan Berlaku hingga 29 Mei 2020 0
- Niat Gertak Ibu Kos, Wanita Ini Malah Bakar Diri Sendiri0
- Masuk Klaster Sukabumi, 300 Siswa Polisi Terindikasi Positif Corona0
- Nasib GGRM Makin Tinggi Pohon, Makin Kencang Angin Menerpa,Beda Jauh sama HMSP0
- Menko Luhut: Gubernur Anies dan Sri Mulyani Sudah Hitung Biaya Karantina Jakarta0
Kendala yang menjadi tantangan vaksinasi pelajar saat ini, yakni sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kesehatan seperti vaksinator yang harus ditambah, agar target percepatan vaksinasi pelajar dapat terpenuhi.
"Kalau dulu siswa takut untuk divaksin, tapi kalau sekarang mereka antusias. Jadi minat tinggi, tapi petugas kesehatannya terbatas. Jadi lebih ke tenaga kesehatannya kalau sekarang," katanya.
Diketahui, vaksinasi pelajar di SMK Negeri 3 Kota Bandung digelar dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan pelaksanaan PTM terbatas sekaligus dukungan tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.[]






















