- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA

JAKARTA - Ketiadaan data pembanding DNA membuat jenazah Samuel Machado Nhavene, korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang masih berada di ruang Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati , Jakarta Timur.
Komandan Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Kombes Hery Wijatmoko mengatakan, jenazah WNA asal Nigeria itu belum sepenuhnya teridentifikasi. "Belum teridentifikasi," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (28/9/2021).
Pada Rabu (15/9/2021) Tim DVI membenarkan bahwa jenazah Samuel dapat dikenali, tapi belum dinyatakan teridentifikasi secara keseluruhan lantaran ketiadaan data pembanding DNA. Sehingga untuk menyempurnakannya, Tim DVI masih menunggu sampel DNA ante mortem dari anggota keluarga inti Samuel yang diberikan lewat Kedutaan Besar ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS).
Baca Lainnya :
- Bebas Denda Pajak Kendaraan Berlaku hingga 29 Mei 2020 0
- Niat Gertak Ibu Kos, Wanita Ini Malah Bakar Diri Sendiri0
- Masuk Klaster Sukabumi, 300 Siswa Polisi Terindikasi Positif Corona0
- Nasib GGRM Makin Tinggi Pohon, Makin Kencang Angin Menerpa,Beda Jauh sama HMSP0
- Menko Luhut: Gubernur Anies dan Sri Mulyani Sudah Hitung Biaya Karantina Jakarta0
"Belum menerima informasi terbaru dari Ditjen PAS terkait sampel data DNA ante mortem dari anggota keluarga Samuel yang dikirim ke Indonesia," ucapnya.
Sebagai informasi, 41 narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang jenazahnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan identifikasi semua telah diserahkan ke pihak keluarga, hanya jenazah Samuel belum teridentifikasi.
Sebelumnya, jenazah Ricardo Ussumane Embalo WNA asal Portugal sudah teridentifikasi pada Senin (13/9/2021) berdasar pencocokan data DNA ante mortem dengan post mortem dan pada Rabu (22/9/2021) diserahkan ke pihak keluarga.[]






















