- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah

PANDEGLANG -Nama Bupati Pandeglang Irna Narulita dicatut dan digunakan untuk melakukan penipuan. Si penipu menggunakan nomor WhatsApp 083122955675 untuk mengincar korbannya.
Dalam menjalankan aksi penipuannya, si penipu mengirim pesan kepada para pemilik yayasan atau lembaga pendidikan di Pandeglang dengan menjanjikan akan memberikan dana hibah dari pemerintah daerah. Untuk membuat korbannya percaya, akun WhatsApp ini juga memasang foto Irna Narulita.
"Baru tadi pagi ketahuan, itu juga dari laporan masyarakat. Modusnya itu seolah-olah pake WA-nya bupati terus nawarin hibah ke yayasan sama lembaga pendidikan, ujung-ujungnya minta setoran fee berapa persen," kata Kabag Humas Setda Pandeglang Nandar, Selasa (28/9/2021).
Baca Lainnya :
- 30.000 Napi diBebaskan, Anggaran Negara Hemat Rp260 miliar0
- Warga Gugat Jokowi karena Dinilai Lalai Tangani Corona0
- Bebas Denda Pajak Kendaraan Berlaku hingga 29 Mei 2020 0
- Niat Gertak Ibu Kos, Wanita Ini Malah Bakar Diri Sendiri0
- Masuk Klaster Sukabumi, 300 Siswa Polisi Terindikasi Positif Corona0
Nandar mengatakan, penipuan dengan mencatut nama Bupati Pandeglang ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, penipu juga melancarkan aksinya dengan modus yang sama dan menawarkan hibah kepada yayasan hingga lembaga pendidikan di Pandeglang.
"Ini udah kedua kalinya, modusnya juga sama gitu. Tapi memang sudah meresahkan, untungnya memang belum sampai ada korban," ujar pria yang meniti karirnya sebagai wartawan di media lokal itu sebelum dilantik menjadi ASN.
Meski belum ada korban, Nandar pun sudah mengantisipasi dengan menyebar nomor oknum penipu tersebut hingga ke media sosial resmi milik Pemkab Pandeglang. Ia bahkan menjamin akan memberikan pendampingan hukum jika ada korban yang tertipu oleh oknum yang mencatut Irna Narulita tersebut.
"Makanya kita imbau nih, kalau ada korbannya kita siap dampingi. Karena memang mekanisme pemberian hibah juga enggak seperti itu, ada prosesnya. Enggak ujug-ujug bisa dapet apalagi harus ada setoran dulu, enggak seperti itu," pungkasnya[]






















