- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon

CIREBON -TNI AL menggelontorkan ribuan dosis vaksin di Pondok Pesantren (Ponpes) Kempek dan Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Vaksinasi menyasar santri dan masyarakat sekitar ponpes.
"Kita targetkan 6.000 dosis vaksin. Hingga siang ini yang sudah berjalan sekitar 1.700 vaksin," kata Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI KSAL Yudo Margono usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Ponpes Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/9/2021).
Yudo mengatakan serbuan vaksinasi massal itu merupakan upaya TNI AL untuk mencapai target. TNI AL menggandeng Polri, ponpes, Pemkab Cirebon dan instansi swasta lainnya.
Baca Lainnya :
- Warga Gugat Jokowi karena Dinilai Lalai Tangani Corona0
- Bebas Denda Pajak Kendaraan Berlaku hingga 29 Mei 2020 0
- Niat Gertak Ibu Kos, Wanita Ini Malah Bakar Diri Sendiri0
- Masuk Klaster Sukabumi, 300 Siswa Polisi Terindikasi Positif Corona0
- Nasib GGRM Makin Tinggi Pohon, Makin Kencang Angin Menerpa,Beda Jauh sama HMSP0
"Kita laksanakan di ponpes-ponpes. Kita berharap santri-santri bisa segera mengikuti pembelajaran tatap muka. Kita terus gencarkan agar bisa mencapai target 70 persen penduduk di vaksin," ujar Yudo.
Menurut Yudo, capaian vaksinasi di Kabupaten Cirebon mencapai 23 persen dari target. Sekadar diketahui target vaksinasi di Kabupaten Cirebon sekitar 1,7 juta penduduk. Sementara itu, lanjut dia, capaian vaksinasi di Kota Cirebon mencapai 70 persen dari yang ditargetkan.
"Kita terus pacu vaksinasi khusus masyarakat di Kabupaten Cirebon. Sasar ke ponpes-ponpes dan masyarakat sekitar," kata Yudo.
Sementara itu, Yudo menjelaskan, serbuan vaksinasi TNI AL sudah dilakukan sejak Juni 2021. Awalnya vaksinasi menyasar wilayah pesisir, pulau terluar, nelayan dan lainnya.
"Sekarang kita ke tengah, menyasar pelajar, ponpes-ponpes dan masyarakat. Totalnya sudah 1,2 juta vaksin yang kita lakukan. Ketersediaan vaksin masih aman. Kita juga memiliki nakes," ucap Yudo.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni mengatakan capaian vaksinasi tergantung pada kelancaran distribusi. "Memang saat ini baru 23 persen dari target 1,7 juta warga. Sekarang sudah lancar distribusi, tapi volume dikurangi," kata Eni.
Dia menjelaskan untuk bisa mencapai target vaksinasi hingga akhir tahun, Pemkab Cirebon harus melakukan vaksinasi sebanyak 40 ribu dosis setiap harinya. "Sekarang 40 ribu atau 30 ribu vaksin itu dilakukan selama sepekan. Harusnya untuk per hari," ujar Eni.[]






















