- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Disdik Ciamis Merespons UN 2020 Ditiadakan

CIAMIS--Presiden Jokowi memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2020. Hal tersebut diputuskan berlaitan upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Bagaimana respons Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis soal UN 2020 ditiadakan?
"Kami masih memegang edaran dari Kemendikbud, untuk UNBK SD dan SMP diundur sampai batas waktu yang akan ditentukan selanjutnya. Kalau untuk informasi UN ditiadakan kami belum mendapat pengumuman resmi," ujar Kadisdik Ciamis Tatang saat ditemui di kantor Disdik Ciamis, Jalan Kusuma Subrata, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Selasa (24/3/2020).
Tatang mengatakan pada prinsipnya Disdik Ciamis akan menindaklanjuti kebijakan yang dikeluarkan dari pemerintah pusat. Jika UN ditiadakan dengan pertimbangan pencegahan penyebaran virus Corona, kata dia, tentu ada arahan selanjutnya terkait pengganti UN atau teknis lainnya.
Baca Lainnya :
- Jabar Posisi Kedua Setelah DKI Jakarta Kasus Corona0
- APD di Tasikmalaya Hanya Cukup untuk Tiga Hari0
- Jejak Wawalkot Yana Sebelum Positif Corona0
- Wakil Wali Kota Bandung Positif Covid-190
- PWI Jabar Himbau Wartawan Sajikan Berita Edukatif Dan Informatif Terkait Covid-190
"Kami ikuti arahan dari Kemendikbud. Cuma untuk sementara saat ini sesuai edaran, UNBK diundur. Kalau pun nanti ada edaran terbaru tentu kami akan tindaklanjuti," ucap Tatang.
Tatang menjelaskan sampai saat ini semua siswa di Ciamis belajar di rumah dengan sistem daring. Termasuk para guru juga tak ke sekolah, hanya ada yang piket.
"Siswa dan guru sudah tak kes sekolah, hanya ada guru piket untuk pelayanan. Mereka melaksanakan belajar mengajar menggunakan media komunikasi. Kami juga melakukan monitoring, dan home visit," tutur Tatang.[]
































