- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Jabar Posisi Kedua Setelah DKI Jakarta Kasus Corona

BANDUNG -- Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Brigjen TNI (purn) Taufik Hidayat bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Test Masal COVID-19 di Jawa Barat. Banyak hal turut dibahas dalam pertemuan itu, salah satunya terkait langkah langkah taktis menyiasati penyebaran COVID-19 yang kian masif.
Menurut Taufik, perkembangan penyebaran COVID-19 di penjuru dunia terus mengalami peningkatan cukup drastis. Indonesia, kata dia, meskipun sedikit lebih telat jika dibandingkan dengan beberapa negara lainnnya yang lebih dulu terpapar, jumlah kasus terus meningkat tajam.
Taufik mengatakan, di Jawa Barat sendiri jumlah kasus positif COVID-19 terus bertambah. Bahkan, berada di urutan kedua tertinggi setelah DKI Jakarta. Berdasarkan update data resmi, jumlah kasus positif COVID-19 di Jabar mencapai 59 kasus, di bawah angka DKI yang menembus 353 kasus.
Baca Lainnya :
- APD di Tasikmalaya Hanya Cukup untuk Tiga Hari0
- Jejak Wawalkot Yana Sebelum Positif Corona0
- Ratusan Penonton Shock, Presenter Jatuh dan Hembuskan Nafas Terakhir Saat Live di Televisi0
- Terima 100 Ribu Rapid Test, Anies Tak Pakai untuk Tes Massal0
- Ironi Buruh Tetap Bekerja dan DPR Ajak Keluarga Tes Corona0
Data tersebut, berdasarkan data resmi pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar sebagaimana mengacu pada Pusat Informasi & Koordinasi Provinsi Jawa Barat (PIKOBAR) pada Senin (22/3), yang mencatatkan sebanyak 59 orang dinyatakan positif, 5 orang sembuh, 9 orang meninggal dunia, 292 orang/pasien dalam pengawasan (PDP) dan 1404 orang dalam pemantauan (ODP).
Namun, kata Taufik, sejauh ini pemerintah provinsi (pemprov) Jabar sudah cukup intens melakukan pemantauan dan penanganan penyebaran COVID-19. Hanya saja, Ketua DPD Gerindra Jabar itu mengaku gerakan yang ditempuh oleh pemprov Jabar sejauh ini masih belum cukup terekspos ke publik.
“Saya kira reaksi kita sudah tepat. Saya juga mengapresiasi langkah pak Gubernu, hanya saja gerakan kita ini jangan sampai terkesan diam-diam. Bahkan, bila perlu setiap gerakan kita di-blowup agar masyarakat tahu kalau kita bergerak,” ujar Taufik di Gedung Pakuan Kota Bandung, Senin (23/3). Taufik juga mengingatkan, kepada warga agar tetap waspada terhadap pandemi global ini. Walaupun, tak perlu panik dalam menyikapi penyebaran virus corona ini, tidak berarti harus meremehkan juga.
“Prinsipnya, kita tetap waspada sembari menjaga kesehatan masing-masing salah satunya dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan menjaga jarak sosial (social distancing) sesuai imbauan pemerintah,” paparnya.
Terkait langkah penanganan COVID-19 di Jabar, Taufik menyarankan, supaya dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di setiap tempat umum atau titik kumpul warga. Hal itu untuk menjaga sterilisasi area atau lingkungan dari penyebaran virus.
Selain itu, Taufik juga meminta supaya selain fokus terhadap penanganan COVID-19, juga tetap memperhatikan penyakit penyakit lain semisal DBD. Terkait lokasi pelaksanaan test masal Covid-19 rencana akan digelar di halaman Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.[]
































