- 1 Tewas dan 2 Buruh Luka Berat, Mesin Pemanas Uap di PT HJ Busana Meledak
- Jabar Hapus Denda dan Beri Diskon Pajak Kendaraan Bermotor
- Ridwan Kamil Sambut Baik Hibah 121 Ribu Dosis Vaksin Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab
- Anggota Ormas Bentrok 2 Orang Ditusuk, Darah Tertumpah di Jalanan
- Rumah Makan Kari Am di Jalan Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi Ludes Terbakar
- KPK Diminta Ungkap Inisial HK di Kasus Korupsi Bansos Bandung Barat
- Ridwan Kamil Usulkan Pengetatan Mikro, BOR Rumah Sakit COVID-19 Jabar Turun Drastis
- Maki Desak Dipindah ke Lapas Wanita, Pinangki Masih Ditahan di Kejagung
- Satu Warga Sumba Timur Tewas Dibunuh, Tiga Orang Luka Berat dan Ringan
- Mances Pelaku Permerkosa Gadis 15 Tahun Ditangkap Polisi Setelah Satu Tahun Kabur
- Pria Stres Minta Uang Rp10 Juta di Minimarket dan Tantang Polisi di Pamulang
- Dirut dan Komut PT ASA Ditetapkan sebagai Tersangka,Timbun Obat Covid-19
- Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Akhirnya Diterima di Gelombang II Tahun 2022
- Diduga Selingkuhan Suaminya, Wanita di Makassar Tikam Mahasiswi
- Bupati dan Wabup Bandung Retak, Sahrul Gunawan: Saya Tak Pernah Dilibatkan
APD di Tasikmalaya Hanya Cukup untuk Tiga Hari

TASIKMALAYA -- Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyatakan ketersediaan alat pelindung diri (APD) di seluruh rumah sakit di Kota Tasikmalaya sangat terbatas. Menurut dia, saat ini hanya tersedia 60 set APD untuk menangani pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.
Budi mengatakan, stok APD saat ini hanya mencukupi untuk penanganan selama tiga hari ke depan. “Stok APD memang mendesak saat ini. Stoknya terus menipis,” kata dia, Senin (23/3).
Ia menjelaskan, APD sangat dibutuhkan oleh petugas medis, yang notabene merupakan orang yang menangani langsung para pasien Covid-19. Jika tak ada APD, keamanan dan keselamatan para petugas medis akan menjadi taruhannya.
Baca Lainnya :
- Jejak Wawalkot Yana Sebelum Positif Corona0
- Ratusan Penonton Shock, Presenter Jatuh dan Hembuskan Nafas Terakhir Saat Live di Televisi0
- Terima 100 Ribu Rapid Test, Anies Tak Pakai untuk Tes Massal0
- Ironi Buruh Tetap Bekerja dan DPR Ajak Keluarga Tes Corona0
- Guru Besar UGM yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia0
Menurut Budi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya sendiri kesulitan dalam mencari APD. Sebab, ketersediaan di pasaran juga terbatas. Sementara anggaran juga masih disiapkan. “Anggaran kita sendiri saat ini sedang dibahas. Insyaallah akan segera memesan APD itu,” kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus mencari seluruh potensi untuk pengadaan APD. Pemkot juga telah meminta ke Baznas untuk mendukung kesiapan APD.
“Semua potensi kita yang bisa dilakukan dipotimalkan pokoknya. Karena hal semacam ini tak terduga. Terima kasih juga kepada kelompok-kelompok masyarakat yang sudah membantu APD ke rumah sakit,” kata dia.
Ia berharap masyarakat memahami situasi dan kondisi sekarang, dengan tetap menahan diri di rumah masing-masing. Sebab, penyebaran virus korona tak mengenal situasi dan kondisi. Setiap orang dapat tertular virus itu di mana saja.
"Kita tak main-main soal ini. Kita berharap tak ada yang positif di sini,” kata dia.

































