- Dijamin Lolos Pos Penyekatan, Mudik Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen
- Cegah Kepadatan, Polisi Akan Tutup Jalan ke Pusat Perbelanjaan Bandung
- Mudik Lokal Dilarang, Organda Jabar: Membingungkan Masyarakat
- 5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 Orang Tewas
- Bandara Semarang Akui insiden Penumpang Covid Lolos Terbang
- Usut Dugaan Suap Penyidik Stepanus, KPK Periksa Walkot Cimahi
- Kunjungi Papua, Panglima TNI Dengar Curhat Komandan Wilayah
- Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo
- 20 Orang Positif Covid-19, Klaster Jemaah Masjid di Bantul
- Polres Cimahi Putar Balik 66 Kendaraan Pemudik
- Dua Tahun Rasdi Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi, Gegara Diputus Tunangan
- Satpol PP KBB Awasi Pusat Perbelanjaan, Antisipasi Pengunjung Membludak
- Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg
- Alasan MA Perintahkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah Dicabut
- Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Hipertensi
Jokowi-Perdana Menteri Vietnam Bahas Isu Myanmar Jelang KTT ASEAN

JAKARTA - Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri (PM) Vietnam Phạm Minh Chính di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021). Keduanya membahas soal isu krisis Myanmar.
"Kedua pemimpin melakukan tukar pandangan situasi terakhir di Myanmar dan menyampaikan keprihatinan atas berlangsungnya kekerasan dan jatuhnya korban jiwa," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
Menurut Retno, Vietnam menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah menginisiasi pertemuan ASEAN Leaders Meeeting (ALM) atau KTT ASEAN . Bagi Vietnam kekerasan di Myanmar harus segera dihentikan.
Baca Lainnya :
- Foto Ahok dicium 2 wanita Hasil Editan Bikin Viral0
- Stok Pangan di Kabupaten Sukabumi di Pastikan Aman0
- Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Gugus Tugas Penanganan COVID-19 0
- Desa Netampin Siap Berkompetisi di Lomba Desa Tingkat Kabupaten0
- Jawa Barat Pasien Positif Corona Melonjak0
"PM Vietnam menyampaikan bahwa kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar. Presiden mengenai isu Myanmar menyampaikan posisi Indonesia terkait Myanmar dari sejak awal sudah jelas, keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar menjadi prioritas," tuturnya.
"Kekeserasan dan penggunaan senjata harus dihentikan sehingga korban tidak bertambah. Dan dialog inklusif harus dilakukan agar demokrasi, keamanan dan perdamaian dan stabilitas dapat segera dikembalikan di Myanmar," tambah Retno.
Kedatangan PM Vietnam ke Indonesia dalam rangka menghadiri KTT ASEAN 2021 di Jakarta, Sabtu (24/4/2021). Jokowi berkomitmen membangun hubungan bilateral yang baik dengan Vietnam.
"Presiden juga sampaikan harapan Indonesia dan Vietnam dapat terus bekerja sama agar kedua negara bisa keluar dari pandemi dan terus jaga stabilitas keamanan di kawasan," tutup Retno.[]



































