- Tukang Kencleng Perbaikan Jalan Dibacok Temannya, Kesal Tak Mau Gantian
- Bocah Disabilitas Dianiaya oleh OTK Dengan Cara Kuku Dicabut dan Bibir Disundut Rokok
- Rumah Wakil Ketua DPRD Bandung Barat Dibobol Maling
- 2 Orang Tewas Tertimbun Longsor Akibat Longsor Terjang Penambangan Ilegal Di Sukabumi
- Ribuan Buruh Tolak Audiensi Dengan Wagub Jabar Di Gedung Sate
- Vonis Cynthiara Alona Kasus Prostitusi Ditunda Gara-gara Hakim Belum Siap
- Imigrasi Bandara Soetta Tolak 19 WNA Masuk Indonesia, Tangkal Omicron
- Buron Korupsi Genset Papua Rp22 Miliar Ditangkap di Menteng
- Polri Sudah Terbitkan Perpol Perekrutan 57 Mantan Pegawai KPK
- Jenderal Dudung Tolak Permintaan Ajudan untuk Anggota DPR Hillary Brigitta
- Berawal dari Rebutan Kunci Mobil, Dugaan KDRT Anggota DPRD Tangerang
- Jenderal Andika Ingin Pencegahan Sejak Dini Diperkuat, Hindari Bentrok TNI-Polri
- Satreskrim Polres Cimahi Bekuk Empat Pelaku Spesialis Curanmor
- Kronologis 2 Polisi Jakpus Ditabrak Kurir Narkoba di Cirebon
- Bayar Rp500 Ribu Bonus Plus-plus, Panti Pijat di Citra Raya Digerebek Polisi
Jawa Barat Pasien Positif Corona Melonjak

BANDUNG,--Jumlah pasien positif Corona di Jawa Barat meningkat dua kali lipat pada Kamis (19/3/2020). Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), Kamis (19/3/2020) siang, total sudah ada 22 orang yang positif terpapar virus covid-19.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan jumlah ini melonjak drastis dibandingkan sehari sebelumnya yang baru menyentuh 12 pasien positif. Kebanyakan, ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu, pasien positif corona yang baru terdeteksi berdomisili di Kota Bekasi.
"Update terakhir, 22 pasien positif di Jabar. Meningkat dua kali lipat hanya dalam satu hari dan mayoritas tiga perempat kami hitung secara matematika adanya di daerah yang dekat dengan Jakarta, mayoritasnya di Bekasi," kata dia di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/3/2020).
Baca Lainnya :
- Cara Singapura menjadikan Nol Korban Jiwa Covid-190
- Mengapa Sebaiknya 14 Hari di Rumah Saja? 0
- China Melaporkan Nol Kasus Baru Covid-19, Untuk Pertama Kalinya0
- Terbukti Melanggar Kode Etik, Komisioner KPU RI Evi Novida Dipecat0
- Ijtima Dunia di Gowa Resmi Dibatalkan0
Peta visual sebaran positif Corona di Jabar berada di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Purwakarta, Kota Depok Kabupaten Bekasi, hingga Kota Cirebon.
"Oleh karena itu saya sudah telepon walikota dan bupati dan lain-lain untuk memastikan kurangi pergerakan ke Jakarta karena episentrumnya ada di sana dan terbukti dalam sehari lompatannya di daerah itu," ucap dia.
Selain penambahan jumlah pasien corona, dalam data Pikobar terbaru tercatat orang yang berstatus dalam pemantauan (ODP) telah berada di angka 1.412 dan angka pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) berjumlah 132 pasien.
Terkait penambahan pasien di Jabar, Kang Emil menuturkan sesuai protokol WHO, pihaknya hanya bisa menyampaikan sebatas usia dan jenis kelamin dari pasien. "Tolong hargai hak dari (pasien) itu," kata dia.[]






















