- Sejumlah Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Gegara Rusak Puting Beliung
- Mahasiswa Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Mega Proyek di DPRD Jabar
- Puskesmas Cibinong Cianjur Ditutup Sementara, 16 Nakes Positif COVID-19
- Ridwan Kamil: Pasien COVID-19 Meningkat, tapi Masih Terkendali
- Pabrik Obat-obatan Terlarang di Tasikmalaya Digerebek, 700.000 Butir Pil Diamankan
- 2 Warga Pandeglang Dibekuk Polda Banten, Selundupkan 90 Ribu Ekor Baby Lobster
- 1,1 Ton Sabu Asal Timur Tengah Berhasil Diungkap Satgas Narkoba Polda Metro
- Usai Hadiri Hajatan 66 Warga Sekampung di Madiun Positif COVID-19
- Saudi Tutup Masjid di Jazan, Setelah Imam Terinfeksi Covid-19
- Kasus Penyalahgunaan Narkoba , Musisi Terkenal AN Ditangkap Polisi di Cibubur
- Beasiswa Aperti BUMN 2021 Telah Dibuka
- Pengumuman Hasil SBMPTN 2021: Cek di 30 Link Ini
- Petani Sapi di Garut Kena Tipu Sampai 460 juta
- Kasus Covid-19 Melonjak, Ridwan Kamil Salahkan Warga Mudik
- Seorang Napi Wanita Tewas, 20 Dirawat di RS, Oplos Minuman dengan Disinfektan
Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo

SOLO,--Lima pemudik asal Tangerang yang lolos dari penyekatan berhasil sampai ke rumah keluarga di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Solo, Kamis (6/5). Dua di antaranya positif terinfeksi virus corona (Covid-19).
Informasi tersebut disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani. Mereka terjaring oleh Satgas Jaga Tangga setempat.
"Mereka lolos penyekatan," kata Ahyani, Jumat (7/5).
Baca Lainnya :
- Enam THM di Sukabumi Sepakat Tutup Sementara0
- Grafik Pasien Corona hingga 21 Maret Melonjak Jadi 450 Kasus0
- Pemprov Jabar akan Membagikan Masker Gratis0
- Zona Merah Penyebaran Corona di Jabar 0
- Istilah Asing Bertebaran saat Darurat Corona, Perlu Bahasa Lebih Mudah0
Salah satu pemudik yang positif Covid-19 saat ini tengah menjalani karantina di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali. Sementara satu pemudik positif Covid-19 lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.
"Yang satu bergejala, makanya dibawa ke rumah sakit," katanya.
Mulanya, Satgas Jaga Tangga setempat menerima laporan bahwa ada pemudik yang lolos penyekatan dan telah tiba di Solo.
Informasi itu lantas dilanjutkan ke Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo. Para pemudik langsung dijemput untuk menjalani pemeriksaan di Solo Techno Park.
Pemerintah Kota Solo memang menyiapkan STP sebagai fasilitas karantina bagi pemudik yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19 dari daerah asal.
"Setelah diswab antigen, hasilnya ada dua yang positif," katanya.
Hasil swab antigen tiga pemudik sisanya, lanjut Ahyani, negatif Covid-19. Namun saat ini mereka harus menjalani karantina di STP selama lima hari sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo No 067/1309 tentang Perpanjangan PPKM Mikro yang ditandatangani Gibran, Selasa (4/5) lalu.
Ahyani mengatakan peristiwa tersebut membuktikan Satgas Jaga Tangga terbukti efektif menjaring warga yang nekat mudik selama masa Lebaran.
Bahkan menurutnya, Satgas yang tersebar hingga tingkat kelurahan tersebut lebih efektif dibanding penyekatan di berbagai titik.
"Jaga Tangga efektif terbukti. Penyekatan tidak efektif sama sekali," katanya.
Sementara itu, Camat Serengan, Agung Wijayanto mengatakan lima pemudik dari Tangerang tersebut tiba di Solo menggunakan bus umum. Mereka turun dari bus sebelum memasuki terminal Tirtonadi yang menjadi titik pemeriksaan pemudik.
"Yang bersangkutan turun dari bus di Kerten, kemudian naik taksi online ke rumah," kata Agung melalui telefon.[]
































