- Mances Pelaku Permerkosa Gadis 15 Tahun Ditangkap Polisi Setelah Satu Tahun Kabur
- Pria Stres Minta Uang Rp10 Juta di Minimarket dan Tantang Polisi di Pamulang
- Dirut dan Komut PT ASA Ditetapkan sebagai Tersangka,Timbun Obat Covid-19
- Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Akhirnya Diterima di Gelombang II Tahun 2022
- Diduga Selingkuhan Suaminya, Wanita di Makassar Tikam Mahasiswi
- Bupati dan Wabup Bandung Retak, Sahrul Gunawan: Saya Tak Pernah Dilibatkan
- Anthony Ginting Ogah Sesumbar Meski Unggul Rekor Pertemuan dari Anders Antonsen
- BOR Rumah Sakit di KBB Terus Turun dan Angka Kesembuhan Naik
- Kantor Desa Girimukti di KBB Dirusak Orang
- Ahsan/Hendra Gagal ke Final Usai Dihentikan Ganda Taiwan Lee Yang/Wang Chi Lin
- Kota Sukabumi Sudah Bebas Dari Zona Merah Covid-19
- Rapat Paripurna DPRD, Bupati `RPJMD Penjabaran Visi, Misi Dan Program Kepala Daerah`
- Mengapa Dibacakan Surat Yasin Saat Sakaratul Maut?
- Saling Sindir di Medsos, Hubungan Sahrul Gunawan dengan Bupati Terancam Retak
- KPK Periksa Anggota DPRD Jabar terkait Suap Proyek di Indramayu
Petani Sapi di Garut Kena Tipu Sampai 460 juta

GARUT[POLKRIM]-Kasus dugaan tipu gelap perkara jual beli ternak berupa sapi sebanyak 25ekor dengan modus untuk di peruntukan Bansos di Bandung terhadap para petani, akan tetapi hal ini lain ceritanya setelah sapi tersebut di naikkan ke mobil dalam perjalanan dari Kampung Suci kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, di putar arah rute menuju ke Jalan Margawati Kampung Baru Kelurahan Sukanegla Kecamatan Garut Kota Kulon, [31/6/2021]
Berdasarkan data yang di terima tim investigasi kejadian tersebut terjadi sekitar bulan Maret-April 2021, dimana para petani hewan berupa sapi mendapat kerugian di perkirakan senilai 460 juta.
Pengakuan dari dua orang sopir yang membawa ternak tersebut (WS) dan (UK) mengaku bawa dirinya di pinta untuk mengambil barang jenis sapi oleh Bu (LI) adik Bu (LS).
Baca Lainnya :
- Yana Positif Corona, Oded Minta Wartawan Tes Covid-190
- Sudah 1.812 Orang Meninggal Akibat Corona di Iran, 23.049 Orang Positif0
- Disdik Ciamis Merespons UN 2020 Ditiadakan0
- Jatuh Miskin Usai di Bui Hingga Harus Jual Rumah Seharga Rp 3,5 M0
- Versi ICW: Dua OTT, Tujuh Kontroversi Terkait 100 Hari Firli di KPK0
Menurut sopir pertama (WS) dirinya mengaku membawa barang tersebut atas ajakan Bu (LI) dari daerah suci ke Margawati, sebelumnya dia mengatakan bahwa sapi ini untuk di ke bandungkan akan tetapi di perjalanan bundaran di balikan arah, saya mengangkut sapi cuma dua kali pakai mobil SS milik (HR) diduga pemilik kandang di sana, katanya.
Senada dengan (WS) sopir kedua (UK) dalam pangkuannya saya cuma di suruh sama Bu(LI) sebanyak 5 kali untuk Mengantarkan sapi dari sekitar suci ke jalan Margawati dengan menggunakan damtruk milik D orang Ciatel, penerimanya saya tidak tahu, sepengetahuan saya Bu LI merupakan Suruhan Bu LS kakak-Nya, tapi saya juga tidak tahu wajah Bu LS, dan semua barang saya di turunkan di tempat yang sama di sana jelasnya.
Lebih lanjut (UK) saya untuk mengantarkan sekali Kirim dikasih 500ribu ditambah uang saku untuk makan dan roko 150ribu, dan untuk jelasnya silahkan tanya ke Bu (LI) saya Cuma disuruh menyopir saja, kata UK.
Sementara itu dari salah satu pihak dari para Petani (MI) bahwa mereka menginginkan segera kembalikan barang ataupun berbentuk uang sesuai yang di janjikan, apa bila tidak pihaknya akan mengaju ke ranah hukum tegasnya. [mail memet]

































