- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
PPKM Level 4 di DKI Jakarta Bakal Diperpanjang

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengendus kabar ihwal perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 se- Jawa-Bali. Dia mengatakan, Pemprov DKI masih menunggu aba-aba dari Pemerintah Pusat.
"Terkait perpanjangan PPKM, kami masih menunggu keputusan dan kebijakan yang diambil dari pemprov, pusat atau satgas pusat terkait ppkm level 4, apakah akan diperpanjang atau tidak," katanya, Minggu (25/7/2021).
Adapun masa berlaku PPKM Darurat yang dimulai sejak 3 Juli dan diperpanjang menjadi PPKM Level 4 akan berakhir hari ini, Minggu 25 Juli 2021. Bila nantinya ada evaluasi mengenai PPKM Level 4 ini, dia memastikan Pemprov DKI akan serius mencari solusi guna memperkecil kasus positif COVID-19.
Baca Lainnya :
- Kades Cibentang Sukabumi Ditahan Kejari, Tipu Pengusaha Rp 125 Juta0
- Banjir Bandang Terjang Warga Gununghalu KBB0
- Debt Collector Sadis Rampas Motor dan Bunuh Siswi SMK Mayatnya Dibuang Ke Sungai0
- Jokowi Pecat Evi Novida dari KPU secara Tidak Terhormat0
- Bakal Ada 1 Juta Warga Miskin Baru di Jabar, Efek Corona0
"Alhamdulilah kami (DKI Jakarta) data dari PPKM Darurat sebelumnya itu cukup baik ada peningkatan kita di Jakarta terus tingkatkan 3 T (testing, tracing, dan treatment) yang tinggi," katanya.
Dia menambahkan, berdasarkan laporan per hari ini, Minggu 25 Juli 2021, jumlah kasus positif COVID-19d i DKI juga mengalami penurunan sebesar 8.360 kasus. Penurunan jumlah kasus tersebut, klaimnya, bukan karena jumlah testing dikurangi, malah justru indikator tesnya dinaikan 20 kali dari standar World Health Organization (WHO).
"Hampir mencapai 200.000, berarti 20 kali dari standar yang diminta oleh WHO. Angka kematian 1,4%. Angka kesembuhan meningkat 9,3%," pungkasnya[]
































