Suboxone Ancam Bandung, Penyalahguna Narkotika Jenis Ini Berakhir Kematian

By Polkrim News 18 Sep 2020, 00:31:41 WIB Jabar
Suboxone Ancam Bandung, Penyalahguna Narkotika Jenis Ini Berakhir Kematian

BANDUNG - Fenomena penyalahgunaan Subuxone dengan jarum suntik kini mulai marak dan mengancam warga Kota Bandung, Jawa Barat. Suboxone merupakan narkotika golongan 3, efeknya sangat mematikan karena dipakai dengan cara disuntikan.

Kepala BNN Kota Bandung AKBP Deni Yus Danial mengatakan, Subuxone merupakan obat bagi pasien dalam proses penyembuhan akibat ketergantungan narkotika. Penggunaan obat ini tidak diminum, melainkan disimpan di bawah lidah.

"Namun yang sekarang marak terjadi, para pengguna Subuxone mengonsumsinya dengan cara ekstrem, yakni dihancurkan hingga menjadi serbuk, lalu disuntikan ke bagian tubuh mereka," kata Kepala BNN Kota Bandung saat coffee morning di Bandung beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya :

Suboxone, ujar AKBP Deni Yus Danial, mengandung dua zat, yakni Buprenorphine yang merupakan narkotika golongan 3 dan Naloxone. Karena digunakan untuk mengobati kecanduan narkotika, Suboxone menimbulkan efek antinyeri.

Obat ini dikonsumsi secara sublingual atau diletakkan d ibawah lidah, tidak boleh dipotong, dan dikunyah. Buprenorphine adalah suatu opioid atau narkotik semisintetik yang berguna dalam proses rehabilitasi pasien kecanduan narkotik.

"Sedangkan Naloxone merupakan senyawa yang memiliki efek reversal terhadap efek obat narkotik. Zat ini seperti morfin untuk mengatasi overdosis narkotika," ujar AKBP Deni Yus Danial.

Pengguna narkotika jenis Subuxone, tutur Kepala BNN Kota Bandung, umumnya berujung dengan kematian. Hal ini disebabkan oleh serbuk yang disuntikan masuk ke dalam tubuh melalui peredaran darah.

"Pengguna Subuxone tersebut dapat merusak susunan syaraf pusat, rentan terjangkit penyakit hepatitis B, kerusakan ginjal, stroke, dan penyakit lainnya," tutur Kepala BNN Kota Bandung.

Dalam aksi pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), ungkap AKBP Deni Yus Danial, BNN Kota Bandung telah mengungkap kasus penyalahgunaan Subuxone dengan jarum suntik tersebut.

"Sebanyak 11 orang telah kami amankan dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan. Mereka ditangkap di wilayah Bandung Timur," ungkap Deni.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan coffee morning BNN Kota Bandung dengan mengundang instansi terkait, bertujuan untuk mencari solusi dalam penanggulangan masalah penyalahgunaan Subuxone dengan jarum suntik tersebut.

"Sebagian besar para penyalahguna Suboxone itu kalangan remaja. Bahkan ada dari mereka yang masih duduk di bangku sekolah SMP," kata dia.

Kabid Rehab BNN Provinsi Jawa Barat Anas Saepudin mengatakan, beberapa point telah disepakati dalam pelaksanaan kegiatan coffee morning tersebut. Kesepatan itu mewakili institusi masing-masing dalam membuat komitmen untuk mengawasi masalah Subuxone.

Penanganan terpadu penyalahgunaan Subuxone di wilayah Bandung Raya, di antaranya, rehabilitasi penyalahguna Subuxone dengan memanfaatkan fasilitas militer, pembentukan taman tematik untuk pengembangan kreativitas penyalahguna Subuxone.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 3Kanan - Iklan 4

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama