- Bobol ATM di Bandung, Pelaku Tutup CCTV Pakai Cat Semprot
- Polisi Temukan Luka Sayatan Pada Jasad Wanita Hamil yang Dibunuh di Bandung
- Dua Pria Bugil di Gunung Gede Pangrango Dituntut Minta Maaf
- Peringatan Hari Santri Diwarnai Aksi Demo Turunkan Ketua DPRD Kuningan
- 201 Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi di Bandung Barat
- Pria Bogor Tewas Tersambar Kereta Saat Nyebrang Sambil Main HP
- Razia Tak Berpusat Satu Titik, Polisi Gelar Operasi Lodaya di Bandung
- RSD Gunung Jati Cirebon Ditutup Sementara, 39 Nakes Positif Corona
- EP, warga Sukoharjo Terduga Pembunuh Yulia yang Tewas Dibakar dalam Mobil
- Harun Masiku 9 Bulan Belum Ketemu, Satgas KPK Dievaluasi Lagi
- Bareskrim Polri Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani Jumat
- Istana Jelaskan soal Beda Halaman Naskah Omnibus Law Ciptaker
- Heru Hidayat Bantah Terima Rp10 Triliun, Pleidoi Jiwasraya
- Naskah UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ini Penjelasan Mensesneg
- IPW: Selain Brigjen E, Ada Belasan Anggota Polri Ditahan Propam Terkait LGBT
APBD KBB Defisit Sampai Rp 1 Triliun

NGAMPRAH [POLKRIM]– DPRD Kab. Bandung Barat mengkritisi anggaran yang disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Bandung Barat. Lantaran anggaran yang diberikan dalam Dokumen Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD (KUA PPAS) 2021 defisit sampai Rp 1 Triliun.
“Angka-angkanya perlu dkoreksi karena defisit Rp 1 triliun. Jadi bukan postur APBD yang sehat karena sudah disepakati 2020 postur APBD yang sehat,” kata Anggota Banggar DPRD KBB dari Fraksi PKS, Bagja Setiawan, Rabu (16/9/2020).
Menurut Bagja, indikator postur APBD sehat angka sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) seharusnya di angka Rp 130 miliar. Namun saat dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) malah mencapai Rp 200 miliar sehingga realisiasi perencanaan belum singkron.
Baca Lainnya :
- Aa Umbara Minta Warga Bisa Menahan Diri Keluyuran di Zona Merah0
- Zona Merah Klaster Keluarga di Cimahi, Ada Lebih 30 KK Positif COVID-190
- 22 Karyawan Pabrik PT Pupuk Kujang Cikampek Terpapar COVID-190
- Kang Emil soal Masker Scuba dan Buff Dilarang Dipakai0
- Ketua KPU: Kami Akan mencabut aturan Konser Musik saat Kampanye Pilkada0
“Di RPJMD ada target silpa angka Rp 154 miliar. Tapi KUA PPAS 2021 malah Rp 760 miliar sehingga defisit Rp 1 triliun lebih. Ini terlalu jauh dari angka ideal. Makanya kami pending dulu pembahasan KUA PPAS murni hingga November sekarang yang dibahas KUA PPAS perubahan,” tandasnya. (K12)


































