- Diduga Terpapar Covid-19, Keluarga JN Mengaku Mendapat Stigma dari Warga
- Hasil Monitoring Polres, Para Calon Kades di Kab. Sumedang Minta Pilkades Sesuai Jadwal
- Karyawan PT. Wasko Beberkan, Dinasker Bartim Tidak Netral Dalam Melaksanakan Mediasi
- Kapolsek Sukabumi AKP Doddy Rosjadi Berikan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas
- Kapolres AKBP Sumarni Kembalikan 2 Unit Motor Hasil Curian ke Pemiliknya
- Brigjen Prasetijo Limpahkan Tuduhan Surat Palsu ke Anak Buah
- Dosen dan Karyawan UNS Meninggal Karena Covid-19
- Jenderal Polisi Diduga LGBT Diperiksa Propam Polri
- 18 Pejabat Berebut Posisi Sekda DKI
- Klaster STIP Bertambah, 39 Taruna Positif Covid-19
- Abaikan Kritik PMK Radiologi, Menkes Terawan Akan Disomasi
- 150 Pekerja Terdidik Dikirim Pemagangan ke Jepang Selama Tiga Tahun
- Kios Beras di Purwakarta Ludes Terbakar Mengakibarkan Kerugian Rp100 Juta
- Kasus Aniaya-Sekap, Polda Jabar Telah Periksa 9 Orang dari KAMI Jabar
- Atap RSUD Ciamis Ambruk, Pasien IGD dan COVID-19 Dipindahkan
22 Karyawan Pabrik PT Pupuk Kujang Cikampek Terpapar COVID-19

KARAWANG - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke kantor PT. Pupuk Kujang Cikampek (PKC).
Ini menyusul adanya 17 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (17/9/20). Kedatangan orang nomer satu Karawang ini didampingi tim Gugus Tugas Penanggulangan Penyebaran (GTPP) COVID-19 bersama unsur Forkompimda dan langsung mendatagi kantor pusat PKC.
"Hari ini saya bersama Tim Gugus Tugas mengunjungi sejumlah industri yang ada di Karawang. Saat ini industri di Karawang menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 sehingga perlu penanganan serius. Pupuk KUjang mengjadi tempat pertama yang kami datangi karena terdapat karyawannya yang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Cellica usai bertemu direksi Pupuk Kujang.
Baca Lainnya :
- Kang Emil soal Masker Scuba dan Buff Dilarang Dipakai0
- Ketua KPU: Kami Akan mencabut aturan Konser Musik saat Kampanye Pilkada0
- Napi dan Petugas Lapas Sukamiskin Dites Swab, Buntut Supendi Positif COVID-190
- 2 Anggota Polisi Terluka saat Kerusuhan di Kendari0
- 4 ASN Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakarta Barat Ditutup Mulai Besok0
Menurut Cellica, dia bersama Tim Gugus Tugas datang ke Pupuk Kujang untuk mengetahui secara langsung penerapan protokol kesehatan dilingkungan perusahaan BUMN tersebut.
Setelah melihat dan mendengar langsung keterangan dari tim direksi Pupuk Kujang disimpulkan sudah dilakukan sesuai prosedur. "Penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan dengan tepat. Terus karyawan yang terkonfirmasi juga ditangani dengan baik," katanya.
Sementara itu Direktur Utama Pupuk Kujang, Maryadi mengatakan pihaknya sudah menangani karyawan yang terpapar COVID-19 sesuai arahan Tim Gugus Tugas.
Ditemukan karyawan yang terpapar setelah dilakukan tes swab massal kepada seluruh karyawan Pupuk Kujang. Hasilnya ditemukan 17 karyawan yang terpapar. Kemudian dari hasil tracing bertambah menjadi 22 karyawan yang terpapar. "Ada lima keluarga yang terpapar dari hasil tracing itu," kata Maryadi.
Meski karyawannya terpapar COVID-19, Maryadi memastikan produksi pupuk tidak terganggu.Pihaknya sudah mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat terhadap seluruh karyawan.
"Seluruh bangunan dan ruangan yang ada di pupuk kujang kita lakukan sterilisasi. Seluruh karyawan juga diwajibkan tanpa kecuali menggunakan APD. Itu juga berlaku terhadap tamu yang datang," katanya.[]
































