- Bobol ATM di Bandung, Pelaku Tutup CCTV Pakai Cat Semprot
- Polisi Temukan Luka Sayatan Pada Jasad Wanita Hamil yang Dibunuh di Bandung
- Dua Pria Bugil di Gunung Gede Pangrango Dituntut Minta Maaf
- Peringatan Hari Santri Diwarnai Aksi Demo Turunkan Ketua DPRD Kuningan
- 201 Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi di Bandung Barat
- Pria Bogor Tewas Tersambar Kereta Saat Nyebrang Sambil Main HP
- Razia Tak Berpusat Satu Titik, Polisi Gelar Operasi Lodaya di Bandung
- RSD Gunung Jati Cirebon Ditutup Sementara, 39 Nakes Positif Corona
- EP, warga Sukoharjo Terduga Pembunuh Yulia yang Tewas Dibakar dalam Mobil
- Harun Masiku 9 Bulan Belum Ketemu, Satgas KPK Dievaluasi Lagi
- Bareskrim Polri Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani Jumat
- Istana Jelaskan soal Beda Halaman Naskah Omnibus Law Ciptaker
- Heru Hidayat Bantah Terima Rp10 Triliun, Pleidoi Jiwasraya
- Naskah UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ini Penjelasan Mensesneg
- IPW: Selain Brigjen E, Ada Belasan Anggota Polri Ditahan Propam Terkait LGBT
Sekoci Kapsul Imigran Gelap di Pangandaran Dibiarkan Terbengkalai

PANGANDARAN -Kapal sekoci berbentuk kapsul yang digunakan imigran gelap saat terdampar di pantai barat Pangandaran beberapa tahun lalu kini dibiarkan tak terawat di sekitar pelabuhan pendaratan ikan Cikidang Pangandaran.
Padahal sekoci berwarna oranye itu selama ini cukup menarik perhatian pengunjung. Bentuknya yang unik, kerapkali mengundang rasa penasaran pengunjung. Sejumlah warga menyarankan agar sekoci itu dimanfaatkan menjadi benda ikonik yang dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata. "Sayang jika dibuang seperti ini, jika dibersihkan kemudian diberi informasi atau sedikit narasi bisa menjadi daya tarik wisata. Buat berfoto juga bagus," kata Jajang Kodir, salah seorang warga Desa Babakan Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Sabtu (17/10/2020).
Dia mengaku sering ditanya pengunjung seputar kapal sekoci itu, tapi karena tak tahu detail dia menjawab seperlunya saja. "Ya kalau ada yang tanya saya jawab seadanya saja. Sepertinya akan bagus kalau dicat ulang, terus dijadikan tempat swafoto," kata Jajang.
Baca Lainnya :
- Puluhan Laptop dan Ratusan Tablet SMPN 2 Ciruas Serang Digondol Maling0
- Dua Ribu Kepala Keluarga di Garut Terdampak Bencana0
- Puluhan Warga Mengungsi dan Makam Tergerus Longsor, Tasik Masih Darurat Bencana0
- Dua Pemuda di Sukabumi Dihakimi Massa, Diduga Transaksi Sabu0
- Guru Prancis Dipenggal, Pelakunya Remaja 18 Tahun Asal Chechnya0
Dilihat dari bagian kabin sekoci ini buatan Tiongkok tahun 2013 dengan ukuran panjang 9 meter dan lebar 3,5 meter terbuat dari bahan sejenis fiberglass.
Sekoci ini merupakan tipe JYB 85 F. Menurut beberapa nelayan, sekoci seperti itu biasa digunakan di kapal tanker sebagai sekoci penyelamatan atau rescue boat. Sekoci ini dibekali mesin pacu dan alat navigasi.
Sekoci ini diamankan polisi perairan setelah terdampat di pantai barat Pangandaran pada 2014 silam. Saat itu di dalamnya penuh sesak karena ditumpangi oleh 35 orang imigran gelap asal negara timur tengah.
"Iya dulu sekoci itu membuat heboh. Dulu saya masih jualan kopi di pinggir pantai. Tiba-tiba mendarat di pantai barat, malam hari. Terus penumpangnya turun, orang arab semua. Warga langsung lapor polisi," kata Dede "Kudel", pedagang pantai barat Pangandaran.
Dari beberapa informasi yang dihimpun, para imigran gelap tersebut awalnya diamankan petugas di pulau Christmas Australia. Mereka kemudian dibawa dengan kapal besar ke tengah laut. Setelah itu disuruh masuk sekoci kemudian diluncurkan ke arah Pangandaran. Setelah beberapa jam menempuh perjalanan mereka akhirnya menepi di pantai barat Pangandaran.[]


































