- Bobol ATM di Bandung, Pelaku Tutup CCTV Pakai Cat Semprot
- Polisi Temukan Luka Sayatan Pada Jasad Wanita Hamil yang Dibunuh di Bandung
- Dua Pria Bugil di Gunung Gede Pangrango Dituntut Minta Maaf
- Peringatan Hari Santri Diwarnai Aksi Demo Turunkan Ketua DPRD Kuningan
- 201 Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi di Bandung Barat
- Pria Bogor Tewas Tersambar Kereta Saat Nyebrang Sambil Main HP
- Razia Tak Berpusat Satu Titik, Polisi Gelar Operasi Lodaya di Bandung
- RSD Gunung Jati Cirebon Ditutup Sementara, 39 Nakes Positif Corona
- EP, warga Sukoharjo Terduga Pembunuh Yulia yang Tewas Dibakar dalam Mobil
- Harun Masiku 9 Bulan Belum Ketemu, Satgas KPK Dievaluasi Lagi
- Bareskrim Polri Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani Jumat
- Istana Jelaskan soal Beda Halaman Naskah Omnibus Law Ciptaker
- Heru Hidayat Bantah Terima Rp10 Triliun, Pleidoi Jiwasraya
- Naskah UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ini Penjelasan Mensesneg
- IPW: Selain Brigjen E, Ada Belasan Anggota Polri Ditahan Propam Terkait LGBT
Puluhan Warga Mengungsi dan Makam Tergerus Longsor, Tasik Masih Darurat Bencana

TASIKMALAYA -Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat masih memberlakukan Tanggap Darurat Bencana hingga senin (19/10/2020). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tasikmalaya jumlah bencana mencapai 46 titik. Longsor 33 titik dan banjir 12 titik serta kebakaran satu titik.
"Tanggap darurat bencana masih diberlakukan sampai senin (19/10/2020). Tapi kami masih mengkaji, kemungkinan tanggap darurat bencana ditambah menjadi dua pekan. Alasanya memang masih ada lokasi bencana yang masih pemulihan seperti jalan ambles", Ucap Irwan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabaupaten Tasikmalaya dihubingi Sabtu (17/10/2020).
Akibat bencana yang terjadi pekan lalu, seorang warga Kecamatan Gunungtanjung tewas tertimpa longsor. Sementara 31 warga Kecamatan Bantarkalong terpaksa mengungsi di Tenda Pengungsian. Pemukiman warga terdampak longsor hingga tak layak huni.
Baca Lainnya :
- Dua Pemuda di Sukabumi Dihakimi Massa, Diduga Transaksi Sabu0
- Guru Prancis Dipenggal, Pelakunya Remaja 18 Tahun Asal Chechnya0
- Pertamina Tukar Tabung Gas Biru 12 Kg ke Bright Gas Pink0
- 5 Tewas Akibat Rem Truk Blong di Jalan Raya Puncak Bogor 0
- Pollycarpus Meninggal karena Terpapar Covid-190
"Ada yang wafat satu yah warga Gunung Tanjung. Dan 31 warga Bantarkalong sekarang mengungsi di Tenda darurat", Tambah Irwan.
Longsor juga menimpa areal Makam di Kecamatan Parungponteng. Puluhan makam terbawa longsor. Sejumlah kain kafan tampak dibibir longsoran makam.
Keluarga belum bisa memindahkan areal makam karena lokasi masih rawan longsor susulan.
"Pemakaman longsor, kita masih data juga berapa makam yang tergerus", kata Irwan.
Sejauh ini Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya masih melakukan pendataan jumlah kerugian material. Tetapi, Sejumlah Ruas Jalan masih belum bisa dilalui akibat longsor.
"Jalan Sodonghilir yang putus misalnya belum bisa di lintasi ini. Kita sedang upayakan perbaikan dengan Dinas Terkait", tambah Irwan.[]


































