- Bobol ATM di Bandung, Pelaku Tutup CCTV Pakai Cat Semprot
- Polisi Temukan Luka Sayatan Pada Jasad Wanita Hamil yang Dibunuh di Bandung
- Dua Pria Bugil di Gunung Gede Pangrango Dituntut Minta Maaf
- Peringatan Hari Santri Diwarnai Aksi Demo Turunkan Ketua DPRD Kuningan
- 201 Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi di Bandung Barat
- Pria Bogor Tewas Tersambar Kereta Saat Nyebrang Sambil Main HP
- Razia Tak Berpusat Satu Titik, Polisi Gelar Operasi Lodaya di Bandung
- RSD Gunung Jati Cirebon Ditutup Sementara, 39 Nakes Positif Corona
- EP, warga Sukoharjo Terduga Pembunuh Yulia yang Tewas Dibakar dalam Mobil
- Harun Masiku 9 Bulan Belum Ketemu, Satgas KPK Dievaluasi Lagi
- Bareskrim Polri Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani Jumat
- Istana Jelaskan soal Beda Halaman Naskah Omnibus Law Ciptaker
- Heru Hidayat Bantah Terima Rp10 Triliun, Pleidoi Jiwasraya
- Naskah UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ini Penjelasan Mensesneg
- IPW: Selain Brigjen E, Ada Belasan Anggota Polri Ditahan Propam Terkait LGBT
Puluhan Laptop dan Ratusan Tablet SMPN 2 Ciruas Serang Digondol Maling

SERANG -Puluhan laptop dan ratusan tablet milik SMP Negeri 2 Ciruas di Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang raib dicuri maling. Padahal, barang-barang itu sejatinya untuk mendukung belajar siswa secara digital.
Kapolsek Pontang Iptu Sudibyo Wardoyo membenarkan bahwa telah terjadi pencurian di SMPN 2 Ciruas di wilayah hukumnya. Total yang diambil maling antara lain 21 laptop dan 119 tablet.
"Betul kejadian di sekolah SMP 2 Ciruas, ada ratusan tablet sama laptop," kata Sudibyo dikonfirmasi di Serang, Sabtu (17/10/2020).
Baca Lainnya :
- Dua Ribu Kepala Keluarga di Garut Terdampak Bencana0
- Puluhan Warga Mengungsi dan Makam Tergerus Longsor, Tasik Masih Darurat Bencana0
- Dua Pemuda di Sukabumi Dihakimi Massa, Diduga Transaksi Sabu0
- Guru Prancis Dipenggal, Pelakunya Remaja 18 Tahun Asal Chechnya0
- Pertamina Tukar Tabung Gas Biru 12 Kg ke Bright Gas Pink0
Anggota katanya telah turun untuk mengecek lokasi kejadian. Dari olah tempat kejadian, pelaku diduga mencongkel jendela dengan linggis untuk masuk ke laboratorium komputer. Di sana, pencuri lalu menggasak barang milik sekolah. Sebagian dus tablet sengaja dibiarkan oleh pencuri.
"Dari kejadian tersebut sekolah rugi sekitar Rp 247 juta," ujarnya.
Polisi telah melakukan pemeriksaan kepada tiga orang saksi termasuk 2 penjaga sekolah yang berjaga malam. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian.[]


































