- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Polres Depok Periksa Ketua RW 05 Beji, Soal Dana Bansos Dipotong Rp50 Ribu

DEPOK - Dugaan pemotongan dana bantuan sosial (bansos) yang dilakukan RW 05, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, ditindaklanjuti pihak kepolisian. Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Metro Depok telah meminta keterangan pengurus lingkungan terkait viralnya berita tersebut.
“Jadi memang sudah kita panggil beberapa warga dan Ketua RW,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, Kamis (29/7/2021).
Baca Lainnya :
- Turut Mencegah Covid19, PWI Peduli Distribusikan Bantuan0
- Wali Kota: 9 PDP Corona di Kota Depok Meninggal Dunia0
- Kadin Indonesia Serahkan Bantuan Rp 10 Miliar ke PMI terkait Penanganan Wabah Covid-19 0
- Ridwan Kamil Minta Kapolda Bantu Telusuri 4 Klaster Penyebaran Covid-19 di Jabar0
- Disperdagin Kab. Cirebon Gagal Revitalisasi Pasar Jamblang0
Pihaknya langsung turun tangan ketika mengetahui adanya informais tersebut sejak kemarin. Keterangan sejumlah pihak sedang dikumpulkan agar terdapat titik terang permasalahan. “Nanti akan kita gelar untuk menentukan kasus ini. Saat ini masih on proses,” ungkapnya.
Terkait dana yang sudah terkumpul itu, juga sudah dilakukan pengembalian oleh pengurus lingkungan. Dana dikembalikan pada warga yang menerima bansos.
“Sudah dilakukan pengambilan, keterangan dari beberapa warga dan Ketua RW. Sementara yang lain masih on proses,” tukasnya.
Sementara itu, Plt Camat Beji, Hendar Fradesa, mengaku sudah bertemu dengan pengurus lingkungan. Kemudian disepakati bahwa uang itu dikembalikan. “Saya langsung berkoordinasi dengan Lurah Beji agar bertemu dengan pengurus lingkungan di RW 05. Telah disepakati dana akan dikembalikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga memberikan edukasi kepada para pengurus RT/RW terkait aturan bansos. Dengan tegas dikatakan bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan pemotongan dengan alasan apapun.
“Terkait ambulans, itu mobil hibah dari salah seorang warga dan memang dalam keadaan kurang baik, sehingga perlu perbaikan. Namun, kebijakan untuk melakukan pemotongan dana bansos tidak boleh dengan alasan apapun,” tegasnya.
Dia menyebut dana donasi dari warga itu masih utuh. Uang tersebut pun akan segera dikembalikan.
“Berkaca dari beberapa kasus yang pernah terjadi, kami mengingatkan kepada siapapun yg terlibat dalam pendistribusian bansos, harus sesuai dengan aturan yg telah ditetapkan. Kami mengimbau untuk tidak ada pemotongan atau pengurangan nilai bansos dengan alasan apapun,” pungkasnya.[]
































