- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor

KOTA SUKABUMI-- Dapur milik Sri Hendrayani (45) warga RT 003 RW 003 Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi terseret longsor pada Jumat (20/3/2020) petang kemarin. Saat kejadian, di dalam rumah Sri hanya ada Daffa (15) putranya. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Informasi yang diperoleh detikcom, rumah itu dihuni 7 jiwa termasuk Sri. Saat itu, Sri sedang di luar rumah begitu juga paman, bibi dan tiga keponakannya sedang tidak ada di rumah. Hanya ada putranya di ruangan depan.
"Kejadian kemarin jam 17.30 WIB, saya sedang bekerja di rumah hanya ada anak saya. Paman jualan, bibi pulang ke rumah anaknya. Anak saya sedang di kamar depan. Dia mendengar suara seperti tanah longsor," kata Sri, Sabtu (21/3/2020).
Baca Lainnya :
- Banjir Kembali Rendam Dayeuhkolot Bandung, Warga Mengungsi0
- 25 Kamar Isolasi di Siapkan Pemda Sukabumi0
- Pendopo dan Masjid di Kabupaten Sukabumi disemprot Disinfektan0
- Pos Indonesia Terapkan Protokol Khusus Antisipasi Penyebaran Covid-190
- Desa Kupang Bersih Siap Ikuti Lomba Desa Tingkat Kabupa0
Situasi saat itu hujan deras baru saja reda hanya tersisa rintik-rintik hujan dengan intensitas kecil. "Semua tembok belakang bagian dapur terseret longsor, barang-barang dapur terbawa semua. Lemari, kompor, magicom, alat masak, alat makan habis semuanya,' tutur Sri.
Kondisi bagian belakang bangunan dapur yang terseret longsor memang berada di mulut tebingan sungai. Seluruh bangunan hancur, materialnya nyaris menimbun aliran sungai di bawahnya. "Saya menaksir nilai kerugian mencapai Rp 20 juta, kalau korban jiwa atau luka tidak ada," imbuhnya.
Sementara itu, Sandi tetangga korban mengaku mendengar suara saat material bangunan dapur milik tetangganya itu terseret longsor. "Kebeulan rumah saya berdekatan, ada suara kayak runtuhan. Enggak lama terdengar ramai-ramai orang, saya mendekat ternyata rumah tetangga saya yang kena," ungkap Sandi.
Kondisi bangunan dengan dasar tebing kurang lebihh 10 meter, barang-barang milik tetangganya itu terseret hingga ke dasar. "Pasti rusak semua, ada material tembok, tanah campur-campur. Petugas BPBD Kota Sukabumi sudah datang kasih bantuan, kepolisian juga sejak kemarin sudah mendatangi lokasi," ujarnya.[]
































