- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Pendopo dan Masjid di Kabupaten Sukabumi disemprot Disinfektan

KAB. SUKABUMI,[POLKRIM] Pemerintah bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (Hakli) melaksanakan penyemprotan disinfektan, Jumat (20/3/2020). Penyemprotan tersebut dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Sukabumi. Terutama tempat ibadah dan perkantoran.
Penyemprotan tersebut dilaksanakan di Pendopo Sukabumi dan Palabuhanratu. Termasuk rumah dinas ketua DPRD, Wakil Bupati, dan Sekda. Selain itu dilakukan juga di Masjid Agung Palabuhanratu, Al Irfan Cibolang, Daarul Matiin Cibadak dan sarana ibadah lainnya serta Alun Alun Cisaat. Tak hanya itu, perkantoran di Setda Kabupaten Sukabumi, Bappeda, DPRD, Dinas Kesehatan, bahkan Rumah Sakit Sekarwangi, Palabuhanratu ikut disemprot disinfektan.
Asisten Daerah I Setda Kabupaten Sukabumi Ade Setiawan mengatakan, sterilisasi dengan penyemprotan tersebut sebagai langkah pencegahan covid 19. "Ini langkah awal yang dilakukan HAKLI dalam pencegahan covid 19. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan di beberapa kawasan," ujarnya, Jumat (20/3/2020).
Baca Lainnya :
- Istana Presiden Tiadakan Salat Jumat0
- Pos Indonesia Terapkan Protokol Khusus Antisipasi Penyebaran Covid-190
- Desa Kupang Bersih Siap Ikuti Lomba Desa Tingkat Kabupa0
- Pencegahan Internal COVID-19, bank bjb Berlakukan Work From Home 0
- Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Virus 0
Tak hanya itu, penyemprotan tersebut sebagai langkah edukasi dan ajakan bagi masyarakat. Terutama untuk melaksanakan hidup bersih dan sehat. "Masyarakat pun bisa melakukannya di kediaman masing masing," ucapnya.
Ketika bahan baku sulit didapat, masyarakat bisa meminta bantuan HAKLI untuk mencari alternatif. Sehingga bisa menggunakan bahan yang ada di sekitar masyarakat. "Ada beberapa alternatif yang bisa digunakan ketika disinfektan sulit didapat. Mari masyarakat bersama mencegah penyebaran covid 19," ungkapnya.
Dirinya mengimbau masyarakat untuk disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Sehingga penyebaran covid 19 dapat terkendali. Termasuk anjuran diam di rumah selama 14 hari. "Disiplin masyarakat merupakan kunci keberhasilan penanggulangan covid 19 di Kabupaten Sukabumi," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya berterima kasih kepada HAKLI. Organisasi tersebut sudah berperan aktif dalam pencegahan covid 19 di Kabupaten Sukabumi. "Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada HAKLI yang telah berperan aktif dengan penyemprotan disinfektan di kawasan Kabupaten Sukabumi," paparnya.
Ketua HAKLI Kabupaten Sukabumi Ujang Soleh Suryaman mengatakan, proses penyemprotan dilakukan secara serentak di beberapa titik. Terutama di wilayah utara dan selatan Kabupaten Sukabumi. "Hari ini di beberapa titik. Diawali dengan penyemprotan disinfektan di Pendopo," jelasnya.
Target pertama ini ialah tempat ibadah. Apalagi Jumat ini akan banyak perkumpulan di masjid. "Kebetulan hari ini Jumat. Umat muslim melaksanakan salat Jumat. Khawatir ada beberapa warga yang tidak sadar membawa penyakit. Jadi kita semprot disinfektan,"bebernya.
HAKLI sendiri menurunkan 30 orang dalam penyemprotan disinfektan. Bahkan 400 liter disinfektan disiapkan, termasuk 15 alat semprot dan alat pelindung diri (APD). Tak hanya itu, HAKLI memberikan sumbangan semprotan portable kepada pengelola masjid.(batama)






















