- Bobol ATM di Bandung, Pelaku Tutup CCTV Pakai Cat Semprot
- Polisi Temukan Luka Sayatan Pada Jasad Wanita Hamil yang Dibunuh di Bandung
- Dua Pria Bugil di Gunung Gede Pangrango Dituntut Minta Maaf
- Peringatan Hari Santri Diwarnai Aksi Demo Turunkan Ketua DPRD Kuningan
- 201 Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi di Bandung Barat
- Pria Bogor Tewas Tersambar Kereta Saat Nyebrang Sambil Main HP
- Razia Tak Berpusat Satu Titik, Polisi Gelar Operasi Lodaya di Bandung
- RSD Gunung Jati Cirebon Ditutup Sementara, 39 Nakes Positif Corona
- EP, warga Sukoharjo Terduga Pembunuh Yulia yang Tewas Dibakar dalam Mobil
- Harun Masiku 9 Bulan Belum Ketemu, Satgas KPK Dievaluasi Lagi
- Bareskrim Polri Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani Jumat
- Istana Jelaskan soal Beda Halaman Naskah Omnibus Law Ciptaker
- Heru Hidayat Bantah Terima Rp10 Triliun, Pleidoi Jiwasraya
- Naskah UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ini Penjelasan Mensesneg
- IPW: Selain Brigjen E, Ada Belasan Anggota Polri Ditahan Propam Terkait LGBT
1.300 Petani dan Nelayan di Cirebon Bakal Diswab Test

CIREBON -Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon menargetkan melaksanakan swab atau uji usap tenggorokan terhadap 1.300 petani dan nelayan.
Rencananya pelaksanaan swab massal terhadap petani dan nelayan itu dimulai pekan depan. "Nanti petani di bagian barat Cirebon akan kita swab. Kemudian, nelayan di sepanjang pantura Cirebon juga akan kita swab. Target 1.300 petani dan nelayan," kata Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni kepada awak media di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (16/10/2020).
Enny mengatakan untuk lingkungan perkantoran, pasar tradisional dan terminal sudah menjadi target swab massal. Sehingga, menurut Enny, pelaksanaan swab massal terhadap petani dan nelayan perlu dilakukan. Enny mengaku swab massal terhadap petani dan nelayan untuk mengetahui tingkat risiko penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut.
Baca Lainnya :
- Sakit Hati Diejek, Anton Dibunuh Teman di Bekasi0
- Dari AS, Menhan Prabowo Akan ke Austria Bahas Pembelian Jet Tempur0
- Duel Gaya Town Hall Trump vs Biden Setelah Debat Batal0
- Ma`ruf Sebut Vaksin Covid Tak Halal Harus Ada Ketetapan MUI0
- Hasil CPNS Diumumkan 30 Oktober, Anggota Parpol Akan Dicoret0
"Sampai sekarang belum. Makanya kita mau membuktikan benar petani dan nelayan ada yang positif," katanya.
Terpisah, Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan menyebutkan total tes swab atau uji usap tenggorokan di Kabupaten Cirebon telah mencapai 26.803. Angka tersebut lebih dari mencapai target dari satu persen jumlah penduduk Kabupaten Cirebon.
"Awal kami targetkan satu persen dari jumlah penduduk, 22.000 tes Polymerase Chain Reactive (PCR). Sekarang sudah mencapai 26.803," kata Nanan.
Nanan juga menyebutkan Kabupaten Cirebon berada dalam urutan pertama dari 28 daerah di Jabar terkait penanganan COVID-19, utamanya soal pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi. "Berkat kerja keras semuanya. Capaian rasio kontak erat di Cirebon rata-rata 1:30 per kasus konfirmasi. Sudah memenuhi standar WHO," kata Nanan.[]


































