- Bobol ATM di Bandung, Pelaku Tutup CCTV Pakai Cat Semprot
- Polisi Temukan Luka Sayatan Pada Jasad Wanita Hamil yang Dibunuh di Bandung
- Dua Pria Bugil di Gunung Gede Pangrango Dituntut Minta Maaf
- Peringatan Hari Santri Diwarnai Aksi Demo Turunkan Ketua DPRD Kuningan
- 201 Orang Jadi Korban Penipuan Rumah Bersubsidi di Bandung Barat
- Pria Bogor Tewas Tersambar Kereta Saat Nyebrang Sambil Main HP
- Razia Tak Berpusat Satu Titik, Polisi Gelar Operasi Lodaya di Bandung
- RSD Gunung Jati Cirebon Ditutup Sementara, 39 Nakes Positif Corona
- EP, warga Sukoharjo Terduga Pembunuh Yulia yang Tewas Dibakar dalam Mobil
- Harun Masiku 9 Bulan Belum Ketemu, Satgas KPK Dievaluasi Lagi
- Bareskrim Polri Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani Jumat
- Istana Jelaskan soal Beda Halaman Naskah Omnibus Law Ciptaker
- Heru Hidayat Bantah Terima Rp10 Triliun, Pleidoi Jiwasraya
- Naskah UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ini Penjelasan Mensesneg
- IPW: Selain Brigjen E, Ada Belasan Anggota Polri Ditahan Propam Terkait LGBT
Duel Gaya Town Hall Trump vs Biden Setelah Debat Batal

WASHINGTON DC -Debat calon persiden Amerika Serikat (AS) putaran kedua batal digelar. Kedua kandidat, Presiden AS Donald Trump dan capres Demokrat Joe Biden akhirnya memilih gaya debat town-hall secara terpisah.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (16/10/2020), diskusi town-hall yang digelar Trump dan Biden disiarkan secara langsung oleh televisi setempat pada Kamis (15/10) malam, tepatnya pada jam tayang utama. Meski menggelar acara di lokasi terpisah, Trump dan Biden pun seperti 'berduel' secara tidak langsung.
Dalam diskusi town-hall yang ditayangkan televisi ABC, Biden berbicara kepada para pemilih di Philadelphia. Dia berusaha menyoroti cara penanganan yang diambil pemerintahan Trump, dengan menyalahkan sang Presiden AS yang meremehkan virus Corona yang telah menewaskan lebih dari 216 ribu orang di wilayah AS ini.
Baca Lainnya :
- Ma`ruf Sebut Vaksin Covid Tak Halal Harus Ada Ketetapan MUI0
- Hasil CPNS Diumumkan 30 Oktober, Anggota Parpol Akan Dicoret0
- Dilimpahkan ke Kejaksaan, 2 Jenderal Kasus Djoktjan Pakai Seragam Polisi0
- Polisi Periksa Anggota KAMI di Kasus Penganiayaan Aparat0
- 7 Prajurit TNI di Jawa Tengah Terseret Kasus LGBT0
"Dia (Trump-red) bilang dia tidak memberitahu siapa pun karena dia takut warga Amerika akan panik," ucap Biden dalam acara diskusi town-hall di Philadelphia.
"Warga Amerika tidak panik. Dia yang panik," imbuhnya.
Trump membela responsnya terhadap pandemi Corona juga membela perilaku pribadinya, termasuk saat menggelar acara di Rose Garden Gedung Putih yang dihadiri banyak orang namun hanya sedikit yang memakai masker dan mempraktikkan social distancing. Acara di Rose Garden itu disebut sebagai acara 'superspreader' Corona dengan beberapa hadirin dinyatakan positif terinfeksi.
"Hei, saya presiden -- Saya harus melihat rakyat, saya tidak bisa berada di ruang bawah tanah," ucap Trump dalam diskusi outdoor di Miami, yang ditayangkan oleh stasiun televisi NBC.
Diskusi town-hall yang digelar Trump ini menghadirkan para pemilih di Miami. Dalam diskusi ini, Trump secara implisit mengkritik Biden karena menghabiskan waktu berbulan-bulan tanpa berkampanye langsung selama Corona merajalela.
Trump juga menyatakan dirinya 'mendengar cerita berbeda' soal kemanjuran masker. Padahal pakar kesehatan dari pemerintahannya sendiri menegaskan pemakaian masker menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran Corona. Debat capres kedua yang mulanya dijadwalkan pada 15 Oktober waktu setempat, batal digelar setelah Trump menolak ikut debat yang formatnya diubah menjadi debat virtual. Komisi Debat Kepresidenan AS mengubah format debat kedua -- yang tadinya town-hall menjadi virtual -- setelah Trump didiagnosis positif Corona pada awal Oktober lalu. Debat capres terakhir pada 22 Oktober mendatang di Nashville, Tennessee, masih akan berjalan sesuai jadwal.[]


































