- Dijamin Lolos Pos Penyekatan, Mudik Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen
- Cegah Kepadatan, Polisi Akan Tutup Jalan ke Pusat Perbelanjaan Bandung
- Mudik Lokal Dilarang, Organda Jabar: Membingungkan Masyarakat
- 5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 Orang Tewas
- Bandara Semarang Akui insiden Penumpang Covid Lolos Terbang
- Usut Dugaan Suap Penyidik Stepanus, KPK Periksa Walkot Cimahi
- Kunjungi Papua, Panglima TNI Dengar Curhat Komandan Wilayah
- Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo
- 20 Orang Positif Covid-19, Klaster Jemaah Masjid di Bantul
- Polres Cimahi Putar Balik 66 Kendaraan Pemudik
- Dua Tahun Rasdi Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi, Gegara Diputus Tunangan
- Satpol PP KBB Awasi Pusat Perbelanjaan, Antisipasi Pengunjung Membludak
- Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg
- Alasan MA Perintahkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah Dicabut
- Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Hipertensi
Uang Puluhan Juta Raib, Pencuri Gali Lubang Bawah Tanah untuk Bobol 5 Toko

LAMPUNG,– Pencuri lima toko di Bandar Lampung tergolong nekat. Pelaku menggali lubang di bawah tanah untuk masuk ke dalam toko. Pencurian lima toko yang berada di Jalan RA Kartini, Kecamatan Tanjung Karang ini terjadi pada Jumat (30/4/2021) dini hari.
Modus pencurian ini para pelaku menggali lubang dari saluran drainase di depan toko sebagai pintu masuk.
Toko yang dijadikan “pintu masuk” ini adalah toko batik Lampung milik Layla Ningrum. Layla mengatakan, pencurian ini baru diketahui saat karyawan membuka toko dan melihat sebuah lubang berdiameter sekitar 70 sentimeter menganga di lantai toko.
Baca Lainnya :
- Mudik ke Belanda, Castillion dikhawatirkan tak Bisa Balik Lagi ke Indonesia?0
- Vanessa Angel Sebut Dapat Narkoba dari Kuasa Hukumnya0
- Cara Mengaktifkan Paket Internet Gratis 0
- Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor0
- Banjir Kembali Rendam Dayeuhkolot Bandung, Warga Mengungsi0
“Karyawan saya keget, kenapa bisa ada lubang di lantai itu. Pas diperiksa ternyata lubang itu nyambung ke selokan (drainase) yang ada di depan,” kata Layla di lokasi, Sabtu (1/5/2021). Layla menambahkan, mulanya dia mengira hanya tokonya saja yang dibobol, ternyata empat toko yang ada di kiri dan kanan tokonya juga dimasuki pencuri.
“Jadi pelaku itu masuk ke toko saya, lalu ke lantai tiga, dia masuk ke toko-toko sebelah lewat atap plafon,” kata Layla. Menurut Layla, tidak ada uang di tokonya yang dicuri. Namun, dua unit kamera CCTV raib. Dari rekaman kamera CCTV, kata Layla, pelaku berjumlah satu orang keluar dari dalam lubang itu. “Toko-toko sebelah ada yang kehilangan uang sama barang, sekitar Rp 50 juta,” kata Layla.
Namun, saat ditanyakan mengenai kerugian, para karyawan toko yang ada di sebelah toko Layla menolak memberitahu secara rinci. “Ada (uang) yang hilang, Mas, udah dilaporin ke polisi,” kata salah satu karyawan yang menolak dikutip identitasnya. Kapolsek Tanjung Karang Barat Komisaris Polisi David Jackson mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. “Masih diselidiki ya,” kata David.[]




































