- Dijamin Lolos Pos Penyekatan, Mudik Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen
- Cegah Kepadatan, Polisi Akan Tutup Jalan ke Pusat Perbelanjaan Bandung
- Mudik Lokal Dilarang, Organda Jabar: Membingungkan Masyarakat
- 5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 Orang Tewas
- Bandara Semarang Akui insiden Penumpang Covid Lolos Terbang
- Usut Dugaan Suap Penyidik Stepanus, KPK Periksa Walkot Cimahi
- Kunjungi Papua, Panglima TNI Dengar Curhat Komandan Wilayah
- Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo
- 20 Orang Positif Covid-19, Klaster Jemaah Masjid di Bantul
- Polres Cimahi Putar Balik 66 Kendaraan Pemudik
- Dua Tahun Rasdi Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi, Gegara Diputus Tunangan
- Satpol PP KBB Awasi Pusat Perbelanjaan, Antisipasi Pengunjung Membludak
- Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg
- Alasan MA Perintahkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah Dicabut
- Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Hipertensi
Satpol PP di Bogor Amankan 6 PSK Online

BOGOR - Satpol PP Kabupaten Bogor mengamankan enam wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) di Kabupaten Bogor. Wanita tersebut mencari pria hidung belang melalui aplikasi kencan.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana mengatakan, para wanita itu diamankan pada Minggu 2 Mei 2021 malam. Awalnya, petugas mendapat laporan dari warga terkait maraknya praktik prostitusi melalui aplikasi kencan di Cibinong.
Dari situ, petugas berupaya memancing para wanita itu melalui aplikasi kencan tersebut. Hasilnya, 6 wanita berhasil diamankan dari rumah kontrakan hingga salah satu hotel di wilayah Cibinong.
Baca Lainnya :
- Ahmad Dhani Ngaku Mulan Jago Urusan Ranjang, Urus Anak Maia Tetap Tak Tergantikan0
- Mudik ke Belanda, Castillion dikhawatirkan tak Bisa Balik Lagi ke Indonesia?0
- Vanessa Angel Sebut Dapat Narkoba dari Kuasa Hukumnya0
- Cara Mengaktifkan Paket Internet Gratis 0
- Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor0
"Saat diamankan, mereka (wanita) memang sedang menunggu pria hidung belang untuk dilayani," kata Iman dalam keterangannya, Senin (3/5/2021).
Kasus dugaan praktik prostitusi melalui aplikasi kencan itu bukanlah kali pertama yang terungkap di Kabupaten Bogor. Beberapa waktu lalu, juga petugas juga pernah mengungkap dengan modus serupa.
Tidak hanya itu, mereka juga diketahui kerap melakukan aksi penipuan terhadap calon pelanggannya. Dimana, meminta pembayaran melalui transfer terlebih dahulu tetapi tidak didatangi.
"Mereka ada yang melakukan komunikasi chat dan meyakinkan untuk transaksi dengan cara transfer terlebih dahulu sebelum bertemu. Lalu perempuan itu menawarkan beberapa hotel ternama hanya untuk meyakinkan calon korbannya. Padahal, (wanitanya) tidak akan pernah ada di hotel itu," jelasnya.
Penindakan seperti ini, lanjut Iman, akan terus digencarkan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor terlebih masih dalam rangka bulan suci Ramadhan. Selain itu, pihaknya mengimbau agar para orangtua mengwasi anak-anaknya dalam penggunaan media sosial.
"Kita akan terus operasi seperti ini. Kami juga akan berupaya persempit ruang geraknya, apalagi umat Muslim sedang menjalankan puasa," ucap Iman.[]




































