Sabu 432 Gram Disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

By Polkrim News. 17 Okt 2020, 00:04:04 WIB Jabar
Sabu 432 Gram Disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

JAKARTA -Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu. Dari tersangka, polisi menyita barang bukti sabu seberat 432 gram.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat soal adanya transaksi jual beli narkotika di sekitar Terminal Bus Tanjung Priok. Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok pun melakukan penyelidikan ke lokasi.

Dari lokasi, polisi mencurigai salah seorang pengendara motor terkait dengan transaksi barang haram tersebut. Gerak-geriknya pun diikuti hingga si pengendara motor ini masuk ke wilayah Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat, dan kemudian digeledah polisi.

Baca Lainnya :

"Setelah dilakukan penggeledahan badan dan pakaian, anggota kami berhasil menemukan satu paket plastik berisi kristal bening yang diduga sabu ada dalam kantong celana sebelah kiri," kata AKBP Ahrie kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Pemotor ini diketahui bernama Desky Tri Kurniawan alias Bang Kie (BK). Dari keterangan DTK, dia menyebut rekannya Santo (S) masih menyimpan lima paket yang diakuinya narkoba jenis sabu. Keberadaan S sendiri saat ini masih diburu dan masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kepemilikan sabu dari tersangka DTK yang kemudian disimpan oleh S adalah sabu yang ditimbang dan dibungkus secara bersama-sama dengan tersangka BK dan Santo dalam plastik dengan berat total 432 gram bruto," jelas AKBP Ahrie.

"Barang bukti yang didapat dari tersangka saat ini sedang dilakukan pengecekan uji labolratorium narkotika di Puslabfor Mabes Polri," sambungnya.

AKBP Ahrie menambahkan, tersangka saat ini ditahan di Rutan Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 6 (enam) tahun kurungan penjara.

Selain itu, AKBP Ahrie juga mengingatkan bahwa jajarannya akan menindak tegas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

"Narkoba ini jelas-jelas merusak generasi bangsa, karena itu akan kami tindak tegas siapapun yang terlibat," ujarnya.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 3Kanan - Iklan 4

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama