- Dijamin Lolos Pos Penyekatan, Mudik Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen
- Cegah Kepadatan, Polisi Akan Tutup Jalan ke Pusat Perbelanjaan Bandung
- Mudik Lokal Dilarang, Organda Jabar: Membingungkan Masyarakat
- 5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 Orang Tewas
- Bandara Semarang Akui insiden Penumpang Covid Lolos Terbang
- Usut Dugaan Suap Penyidik Stepanus, KPK Periksa Walkot Cimahi
- Kunjungi Papua, Panglima TNI Dengar Curhat Komandan Wilayah
- Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo
- 20 Orang Positif Covid-19, Klaster Jemaah Masjid di Bantul
- Polres Cimahi Putar Balik 66 Kendaraan Pemudik
- Dua Tahun Rasdi Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi, Gegara Diputus Tunangan
- Satpol PP KBB Awasi Pusat Perbelanjaan, Antisipasi Pengunjung Membludak
- Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg
- Alasan MA Perintahkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah Dicabut
- Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Hipertensi
Polisi Tangkap Wanita Cantik Pengirim Takjil Maut

BANTUL - Satreskrim Polres Bantul, bekerja cepat mengungkap kasus kematian Naba Faiz Prasetyo (10) warga Dusun Salakan, Bangunharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, akibat takjil yang mengandung sianida . Untuk menangkap pelaku polisi hanya buruh waktu empat hari.
"Di awal penyelidikan, kita langsung meminta keterangan saksi-saksi. Lima saksi kita periksa termasuk CCTV di sekitar lokasi," terang Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Burkan Rudi Satria kepada wartawan di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).
Dijelaskannya berdasarkan keterangan saksi-saksi tersebut, mengerucut pada pegawai salon kecantikan di wilayah Potorono, Banguntapan, Bantul. Kemudian pada Jumat (30/4/2021) lalu, pelaku berhasil ditangkap . "Jadi kita butuh waktu empat hari untuk menangkap pelaku, sejak Senin (26/4/2021) saat kita mulai lakukan penyelidikan," ulasnya.
Baca Lainnya :
- Ahmad Dhani Ngaku Mulan Jago Urusan Ranjang, Urus Anak Maia Tetap Tak Tergantikan0
- Mudik ke Belanda, Castillion dikhawatirkan tak Bisa Balik Lagi ke Indonesia?0
- Vanessa Angel Sebut Dapat Narkoba dari Kuasa Hukumnya0
- Cara Mengaktifkan Paket Internet Gratis 0
- Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor0
Tersangka NA (25) pun tidak bisa berkutik begitu diamankan petugas. Dia kemudian digelandang ke Mapolres Bantul, untuk dimintai keterangan. Bahkan perempuan asli Majalengka, Jawa Barat ini, hanya bisa tertunduk saat dibawa petugas untuk agenda konferensi pers.
Rasa sesal seakan terus menghinggapinya, begitu takjil maut berupa sate dengan bumbu yang dicampur kalium sianida justru salah sasaran. Sedianya paket takjil maut bakal diberikan kepada kekasih yang mengecewakannya seorang anggota polisi berinisial T.
Dia sakit hati dengan polisi yang bertugas di Polresta Yogyakarta tersebut, karena memilih menikah dengan perempuan lain. Namun oleh istri T, takjil ditolak dan diberikan kepada Bandiman si tukang ojek online yang diminta mengirimkan paket tersebut.
Mendapatkan paket Bandiman pun bergegas pulang untuk disantap bersama istri dan kedua anaknya. Namun paket tersebut justru berujung pada kematian anak keduanya Naba, akibat kuatnya racun sianida dalam makanan bumbu sate tersebut.[]




































