PDIP Tak Polisikan Dugaan Pelecehan Seks Calon PKS di Depok

By Polkrim News 14 Sep 2020, 23:49:51 WIB Politik
PDIP Tak Polisikan Dugaan Pelecehan Seks Calon PKS di Depok

JAKARTA, --PDI Perjuangan (PDIP) tak akan melaporkan bakal calon wakil wali kota Depok dari PKS, Imam Budi Hartono, ke kepolisian atas dugaan pelecehan seksual terhadap calon wakil wali kota Depok Afifah Alia.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kasus itu tak perlu dibawa ke jalur hukum. Sebab Imam telah mengklarifikasi dugaan pelecehan seksual tersebut.

"Yang terjadi di Kota Depok, yang penting sudah ada klarifikasi ajak kata-kata sekamar. Itu klarifikasi yang penting, tabayyun, melakukan klarifikasi. Toh, segala sesuatunya rakyat menilai apakah niatannya baik atau tidak," kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (14/9).

Baca Lainnya :

Menurut Hasto segala sesuatu bisa diselesaikan dengan klarifikasi. Seperti halnya pernyataan kontroversial Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal Sumatera Barat dan Pancasila.

Menurutnya, tak perlu lagi pernyataan itu digoreng untuk kepentingan politik. Sebab tak ada niat sama sekali dari Puan untuk memecah belah bangsa dengan pernyataan itu.

"Kami itu lihat segala sesuatunya dalam perspektif yang positif. Kalau ada yang kurang, ya lakukan tabayyun, klarifikasi, itu kan Pancasila. Kita diajarkan untuk itu, jadi enggak usahlah goreng-menggoreng," ujarnya.

Sebelumnya, bakal calon wakil wali kota Depok dari PDIP Afifah Alia mengaku mendapatkan pelecehan seksual dari bakal calon wakil wali kota Depok dari PKS, Imam Budi Hartono.

Afifah mengaku merasa terlecehkan dengan lontaran Imam, "sekamar sama saya saja, bu Afifah". Ucapan Imam itu disampaikan saat keduanya menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat pencalonan Pemilihan Wali Kota Depok 8 September lalu, di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

"Saat itu saya merasa geram, saya sangat marah, namun saya memilih diam. Saya sedang mempersiapkan diri untuk pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama dua hari," kata Afifah.

Imam membantah tuduhan Afifah. Menurutnya, Afifah salah mendengar pernyataan tersebut. Ia mengaku tak bermaksud menjadikan pelecehan seksual sebagai bagian bercandaan.

"Jadi peristiwa itu aja salah menurut saya, ya. Walaupun banyak saksi, tapi kan belum tentu mereka mendengar semua," ucapnya.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar1Kanan - Iklan PP

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama