- Proyek Rp.31 M Terbengkalai, GPII Maluku Meminta Kadis PUPR SBB dan Kontraktor Diperiksa
- Berkelas Internasional, Pembangunan Situ Bagendit Garut Akan Di Mulai Minggu Depan
- Polisi Buru Penganiaya Anggota Ormas Pemicu Keributan di Sukabumi
- Buat Kontrak Fiktif, Eks Dirut PT DI Didakwa Korupsi Rp 2 Miliar
- Bukti Wanita SN Terlibat Pemerkosaan Bergilir Mahasiswi Sudah diterima Polisi
- Oknum Polisi Riau Jaringan Napi Pengendali Sabu Kini Terlihat Benang Merahnya
- Jokowi Resmi Teken UU Cipta Kerja
- Disangka Bunuh Diri, Suami di Pasuruan Ternyata Tewas Digorok Istri Siri
- Pinangki Disebut 23 Kali Keluar Negeri Terkait Djoko Tjandra
- Peta Zona Merah Jabar Berubah, dari Depok Jadi Kota Bekasi
- 40 Hari Istri Meninggal, Ruslan Buton Diizinkan Keluar Rutan
- Ditengah Pandemi Wakil Ketua dan Anggota DPR Kunker ke Ukraina
- Bawaslu Kabupaten Bandung Sita Paket Sembako Berstiker Paslon
- Nakes Positif Covid-19, IGD RSUD Tasikmalaya Ditutup
- Buruh di Cirebon Demo Tuntut Kenaikan UMK 2021
Petugas Lapas Tangerang Tidur Saat Narapidana WN China Kabur

JAKARTA,--Petugas menara pengawas Lapas Klas 1 Tangerang tertidur saat terpidana mati kasus narkoba asal China, Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan melarikan diri dari penjara.
Bahkan, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, pelarian Cai baru diketahui 11 jam setelah Cai berhasil kabur dari lapas.
"Kami juga masih mendalami semua karena petugas yang berjaga di menara pada saat itu ketiduran," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (30/9).
Baca Lainnya :
- Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu0
- Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan0
- Pemda KBB-TNI Bantu Petani yang Terimbas COVID-190
- Ridwan Kamil Bakal Ngantor di Kota Depok, Bodebek Episentrum COVID-190
- Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 20200
Yusri mengungkapkan saat kejadian petugas yang mengawasi seluruh rekaman CCTV juga tertidur saat Cai kabur.
"Ini yang masih kita dalami semua, apa kemungkinan akan adanya keterkaitan orang-orang yang membantu dia melarikan diri," ujarnya.
Selain itu, Yusri menyebut bahwa Cai sempat merampas ponsel milik teman satu selnya. Hal itu diketahui dari keterangan teman satu sel Cai.
"Sempat membawa handphone dari si teman satu kamarnya atau satu sel tersangka tersebut," ucap Yusri.
Belakangan, lanjut Yusri, ada enam tim gabungan yang dibentuk Polda Metro Jaya untuk terus mencari keberadaan Cai. Enam tim ini dipimpin langsung oleh Ditreskrimum dan Ditresnarkoba bersama Polres Tangerang Kota serta tim dari lapas.
Diketahui, pada 14 September lalu, Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan kabur dari Lapas Klas I Tangerang, Banten dengan cara menggali tanah kamar tahanannya.
Cai mendekam di lapas tersebut setelah divonis mati terkait kasus penyelundupan sabu seberat 110 kg pada 2016.
Sejauh ini, polisi telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan pencekalan untuk mempersempit ruang gerak Cai. "(Kerjasama dengan Imigrasi) sudah dilakukan, termasuk pencekalan paspor yang bersangkutan sudah kita koordinasikan dengan pihak imigrasi dan dilakukan pencekalan, jangan sampai melarikan diri ke luar negeri," kata Yusri, Selasa (29/9).[]


































