- Kasus Penipuan, Akumobil Akan Kembalikan 1.000 Unit Mobil ke Konsumen
- Korban Banjir Bandang-Longsor di Lebak Tagih Kepastian Hunian Tetap
- 61 Penumpang KRL Tes Rapid di Stasiun Bogor, 1 Orang Reaktif
- Dukung Boikot Produk Prancis, Masyarakat Cinta Rasulullah Aksi di Gedung Sate
- 50 Wisatawan Reaktif Corona Usai Tes Rapid di Puncak Bogor
- Bukti Kuatkan Dugaan Wanita SN Terlibat Kasus Mahasiswi Digilir Pria
- 92 Rumah Terdampak Puting Beliung di Sukabumi
- Seorang Ulama di Depok Diancam Digorok, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa
- Tawuran di Depok Tewaskan Seorang Pelajar, 1 Lainnya Terluka
- Viral Pemotor Bawa Jenazah Ibu di Atas Bronjong
- Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Sukabumi Terekam Kamera Warga
- Seorang Ayah Tewas Digulung Ombak di Sukabumi, Coba Selamatkan Anak
- Ingin Periksa Napi Pengendali Narkoba, Tim Polda Riau Ditolak Lapas
- Rufinus Tipagau Ditembak Mati, Polri: Keluarga Akui Dia KKB Meresahkan
- Viral Uang Tak Keluar Karena ATM Diganjal Plat Besi di Sukabumi
Rapat Hybrid Perdana Pengurus Baru BPB MPW PP Provinsi Jawa Barat

BANDUNG,[POLKRIM]- Ruang rapat sekertariat Badan Penanggulangan Bencana MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat (BPB MPW PP JBR) di Gedung MPW Pemuda Pancasila Jabar Rabu, (30/09/20). Terlihat lebih ramai dari hari-hari biasa. Pasalnya, pengurus baru BPB MPW PP JBR mengadakan rapat perdana yang juga didatangi beberapa relawan yang ingin bergabung dalam BPB MPW PP JBR.
Iman Hilman yang dalam dua periode menjabat Wakil Sekertaris I berusaha untuk mengatur agar rapat ini tetap memperhatikan protokol kesehatan yang akhirnya ada relawan yang harus duduk di luar ruang rapat. Kali ini rapat pengurus dilakukan dengan cara hybrid offline simultan dengan offline berbasis zoomeet karena ada juga pengurus yang oleh karna kesibukan lain berhalangan untuk hadir di Jl. BKR 177.
Rapat ini memang kali pertama dilakukan semenjak penyempurnaan SK Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Barat diterbitkan pada tanggal 9 bulan September tahun 2020. Rezal Walyan selaku Ketua BPB MPW PP JBR, didampingi Iman Hilman dan Edwin Saptadi, SE sebagai Wakil Bendahara II memimpin jalannya rapat pengurus perdana ini.
Baca Lainnya :
- 3 Pejabat Pemkab Aceh Tenggara Dibekuk Beli 6 Butir Ekstasi0
- Menlu Retno Tekankan Dukungan Indonesia bagi Palestina0
- MUI Desak Pilkada 2020 Ditunda: Demi Keselamatan Jiwa Manusia0
- MA Potong Hukuman Anas Urbaningrum Jadi 8 Tahun Penjara0
- Petugas Lapas Tangerang Tidur Saat Narapidana WN China Kabur0
Beberapa strategi dibahas dalam rapat dengan tujuan untuk optimalisasi peran serta BPB MPW PP JBR dalam kebencanaan, agar dapat lebih maksimal menjangkau 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat. Salahsatunya adalah membantu Majelis Pimpinan Cabang untuk membentuk Badan Penanggulangan Bencana di wilayahnya masing-masing.
Dalam waktu dekat, BPB MPW PP JBR akan menggelar bimtek khusus untuk pengurus tingkat Wilayah dan Cabang, sedangkan Arief M. Lukman di Bidang Pengembangan SDM akan berkolaborasi dengan beberapa pihak untuk menggelar pelatihan peningkatan kemampuan relawan sekaligus memberikan edukasi kebencanaan di sekolah agar secara dini anak anak dapat mengerti dan memahami tentang mitigasi dan kesiapsiagaan dalam kebencanaan
Menyikapi adanya potensi kejadian bencana di triwulan akhir tahun ini, Andry Desan dan Rama Dhani pada Bidang Penanganan Darurat menyatakan pihaknya siap untuk bergerak sewaktu-waktu untuk masuk ke wilayah terdampak dengan SOP Tanggap Darurat 72 Jam yang sudah baku milik BPB MPW PP JBR.
Untuk menggelar acara deklarasi 2000 relawan Pemuda Pancasila Jabar sesuai arahan Drs. H. Tb. Dasep IPS, SH. BE. MSc. MBA selaku Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat, disepakati dalam rapat bahwa hal ini akan ditunda sementara waktu. “memang Ketua MPW ingin untuk gelar pasukan (relawan. Red) dan kurang sepakat jika deklarasi dilakukan dengan cara online karna terasa kurang afdol”. Ujar Rezal menjelaskan arahan Ketua MPW. Namun demikian, mengadakan gelar pasukan sebanyak itu, setidaknya harus di stadion sepak bola agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan yang mana kapasitas tampung menjadi mandatori di era pandemi ini. Imbuh Rezal.
Berty Ponto sebagai Wakil Sekertaris III mendukung gagasan Delina dalam kapasitasnya Wakil Ketua II, untuk membekali relawan Pemuda Pancasila Jabar agar saat diterjunkan saat bertugas, relawan Pemuda Pancasila memiliki basis kemampuan. Jika hanya untuk bertugas menyalurkan bantuan, hal ini memang cenderung dapat dilakukan siapapun tanpa harus memiliki kompetensi khusus, namun saat relawan bertugas pada bidang lainnya maka kemampuan relawan menjadi hal yang sangat penting.
Any Yuniany dan Ana Yuniana akan tetap membantu BPB MPW PP JBR khususnya dalam mengkoordinasikan relawan-relawan yang akan bergabung di Pemua Pancasila Jabar. Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang.[red]


































