- 2 Tersangka Video Porno Ketua PDIP Pangkep, Pemeran Wanita-Anggota Dewan
- Jebakan Tikus Listrik di Ngawi Telan Korban Jiwa Lagi
- Pemuda Payakumbuh Bunuh Pacar, Lalu Perkosa Jasadnya
- Pakar Sebut Strategi Vaksinasi Corona Gagal Bisa Picu Endemi
- IDI: Warga Tak Bisa Dipaksa, Harus Konsen saat Divaksin
- Kasus Harian Covid-19 di DKI Tembus Rekor 1.899 Orang
- 7 Orang Jadi Tersangka Terkait Aksi 1812, Bawa Ganja-Senjata
- 28 Peserta Aksi 1812 Reaktif Corona, Dirujuk ke Wisma Atlet
- Denjaka AL Latihan Tangani Terorisme di Pelabuhan Cirebon
- Dinkes Cianjur Temukan Lima Pejabat Positif Covid
- Pemkot Bandung Segel Empat Toko Modern Langgar PSBB
- Ketua DPRD Kabupaten Bandung Diterpa Isu Tak Sedap
- Pemkab Purwakarta tidak Menggelar Acara Malam Tahun Baru
- Garut Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Sangat Inovatif
- Tenaga Kesehatan Covid-19 Sholat Gunakan APD
Ingin Periksa Napi Pengendali Narkoba, Tim Polda Riau Ditolak Lapas

PEKANBARU-Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau ingin memeriksa seorang narapidana di Lapas Pekanbaru yang diduga pengendali narkoba. Namun, kehadiran mereka ditolak pihak Lapas dengan alasan hari libur.
"Iya, tadi sore kita mencoba untuk memeriksa salah seorang napi yang diduga pengendali narkoba. Tapi, kehadiran kita ditolak," kata Kasubdit I Dit Narkoba Polda Riau, AKBP Hardian Pratama SIK saat dikonfirmasi,Kamis (28/10/2020).
Hardian menjelaskan, bahwa kehadiran timnya untuk memeriksa seorang napi sudah membawa surat resmi. Surat yang dimaksud, pemberitahuan akan melakukan pemeriksaan napi yang diduga pengendali narkoba.
Baca Lainnya :
- Rufinus Tipagau Ditembak Mati, Polri: Keluarga Akui Dia KKB Meresahkan0
- Viral Uang Tak Keluar Karena ATM Diganjal Plat Besi di Sukabumi0
- 918 Wisatawan Jalani Rapid Test di Puncak Bogor, 50 Orang Reaktif0
- Pria di Sumedang Ditemukan Tewas di Rumahnya, dari Mulut Keluar Darah0
- Situs Disnaker Kota Bandung Diretas0
"Kita ada satu jam mencoba melobi dengan petugas di sana. Kita bawa surat resmi untuk kepentingan penyelidikan. Namun, kehadiran kita ditolak, alasannya hari libur tidak diperkenanan ada kunjungan termasuk dari keluarga napi," kata Hardian.
Alasan tersebut dinilai Hardian terlalu dibuat-buat. Sebab, saat tim berada di sana, ternyata ada seorang wanita pengunjung di Lapas. Artinya, sekalipun hari libur ada juga pihak keluarga Napi yang bisa masuk.
"Kita tahu, wanita yang keluar dari Lapas itu adalah istri dari seorang bandar narkoba yang pernah kita tangkap. Waktu itu barang buktinya 40 Kg sabu," kata Hardian.
Dengan kehadiran Ditresnarkona Polda Riau ditolak masuk, Hardian menyebutkan, maka napi yang diduga pengendali narkoba di luar akan menghilangkan barang bukti.
"Kalau kita ditolak masuk, ya pasti lah, napi tersebut akan menghilangkan sejumlah alat bukti soal dia dugaan sebagai pengendali. Kita sudah berusaha menghubungi Kalapas Pekanbaru melalui saluran telepon, tapi tak diangkatnya," kata Hardian.
Dari video yang viral dilhat, terlihat antara tim Polda Riau dengan Sipir terlibat adu mulut. Terlihat petugas Sipir dengan tim kepolisian berdebat di balik jeruji besi pintu masuk kedua. Belum ada keterangan dari pihak Lapas Pekanbaru terkait aksi tersebut.[]

































