- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Minta Bansos Dipercepat, Jokowi: Jangan Ragu yang Penting Gak Nyuri

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial ( bansos ) kepada masyarakat pada pekan ini. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.
Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait evaluasi PPKM Darurat pada 16 Juli 2021 kemarin.
"Saya minta jangan sampai terlambat. Baik itu PKH, baik BLT desa, baik itu bantuan sosial tunai (BST), jangan ada yang terlambat. Dan yang paling penting lagi bantuan beras, bantuan sembako. Minggu ini harus keluar. Percepat betul-betul ini percepat," katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).
Presiden meminta agar Menteri Sosial dan Kepala Bulog tidak perlu ragu-ragu dalam percepatan penyaluran bansos. Menurutnya, yang paling penting adalah tidak mencuri.
Baca Lainnya :
- Arab Saudi Minta RI Jemput Jemaah Umroh Overstay, Habib Rizieq Bagaimana0
- Penambahan Pasien Corona Meninggal di RI Hari Ini Jadi Rekor Tertinggi0
- Dokter Positif Corona Meninggal di Ruang Isolasi RSHS0
- Ridwan Kamil Akan Bahas Opsi Lockdown, Usai Tes Masif Corona0
- Di Purwakarta 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-190
"Saya minta kepala Bulog dan utamanya Mensos jangan ragu-ragu. Karena prinsipnya adalah yang paling penting kita ini gak nyuri, gak ngambil. Prosedurnya tolong dampingi BPKP," katanya.[]
































