- Dijamin Lolos Pos Penyekatan, Mudik Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen
- Cegah Kepadatan, Polisi Akan Tutup Jalan ke Pusat Perbelanjaan Bandung
- Mudik Lokal Dilarang, Organda Jabar: Membingungkan Masyarakat
- 5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 Orang Tewas
- Bandara Semarang Akui insiden Penumpang Covid Lolos Terbang
- Usut Dugaan Suap Penyidik Stepanus, KPK Periksa Walkot Cimahi
- Kunjungi Papua, Panglima TNI Dengar Curhat Komandan Wilayah
- Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo
- 20 Orang Positif Covid-19, Klaster Jemaah Masjid di Bantul
- Polres Cimahi Putar Balik 66 Kendaraan Pemudik
- Dua Tahun Rasdi Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi, Gegara Diputus Tunangan
- Satpol PP KBB Awasi Pusat Perbelanjaan, Antisipasi Pengunjung Membludak
- Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg
- Alasan MA Perintahkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah Dicabut
- Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Hipertensi
Diduga Terpapar dari Siswa PKL, Sejumlah Pekerja Positif COVID-19

BANDUNG BARAT - Sebanyak 33 karyawan di salah satu objek wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR.
Diduga kuat mereka terpapar dari siswa SMK dari Indramayu yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tempat tersebut.
Kepala Puskesmas Jayagiri, Yaniar Ratnadewi mengungkapkan, kasus COVID-19 di objek wisata tersebut diketahui setelah ada salah satu siswa PKL dari Indramayu yang mengeluh sakit flu dan berobat ke Puskesmas Jayagiri pada tanggal 16 April 2021.
Baca Lainnya :
- Vanessa Angel Sebut Dapat Narkoba dari Kuasa Hukumnya0
- Cara Mengaktifkan Paket Internet Gratis 0
- Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor0
- Banjir Kembali Rendam Dayeuhkolot Bandung, Warga Mengungsi0
- Hoaks Corona Bertambah, Polri Jerat 30 Tersangka0
Setelah dilakukan pemeriksaan dan guna memastikan kondisinya, kepada siswa tersebut lalu dilakukan swab test.
Ternyata hasilnya siswa itu terindikasi positif COVID-19 sehingga dilakukan traking kepada kontak erat.
"Berobatnya tanggal 16 April lalu di swab test, kemudian hasilnya keluar tanggal 21 April dan diketahui positif COVID-19," ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/5/2021).
Berdasarkan traking, ada 18 siswa PKL semuanya dari Indramayu yang ngontrak di rumah penduduk bersama siswa yang terlebih dahulu positif COVID-19.
Kemudian tanggal 23 April dilakukan swab test ke-13 siswa yang masih ada di tempat kos, karena 5 siswa lainnya sudah dijemput orang tuanya dari Indramayu.
"Hasilnya dari 13 siswa yang di swab test, 12 di antaranya positif COVID-19. Tapi tanpa sepengetahuan kami (puskesmas), mereka telah pulang ke Indramayu," tuturnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, pada tanggal 26 April dilakukan pemeriksaan swab PCR kepada pegawai objek wisata itu dan 30 siswa PKL lainnya.
Tiga hari berselang hasilnya keluar dimana ada 33 karyawan dan 5 siswa PKL positif COVID-19.
"Jadi totalnya untuk karyawan di sana 33 yang positif. Sementara siswa PKL, dengan yang kasus yang pertama muncul ada 18. Sebagian besar sudah pulang ke Indramayu karena dijemput keluarga," kata dia sambil menyebutkan belum mengetahui dari mana awalnya siswa PKL bisa terpapar.[]




































