- Dijamin Lolos Pos Penyekatan, Mudik Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen
- Cegah Kepadatan, Polisi Akan Tutup Jalan ke Pusat Perbelanjaan Bandung
- Mudik Lokal Dilarang, Organda Jabar: Membingungkan Masyarakat
- 5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 Orang Tewas
- Bandara Semarang Akui insiden Penumpang Covid Lolos Terbang
- Usut Dugaan Suap Penyidik Stepanus, KPK Periksa Walkot Cimahi
- Kunjungi Papua, Panglima TNI Dengar Curhat Komandan Wilayah
- Dua Pemudik Asal Tangerang Positif Covid, Lolos Sampai Solo
- 20 Orang Positif Covid-19, Klaster Jemaah Masjid di Bantul
- Polres Cimahi Putar Balik 66 Kendaraan Pemudik
- Dua Tahun Rasdi Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi, Gegara Diputus Tunangan
- Satpol PP KBB Awasi Pusat Perbelanjaan, Antisipasi Pengunjung Membludak
- Jelang Lebaran, Kemendag Pastikan Harga Daging Sapi Tak Melebihi Rp130 Ribu Per Kg
- Alasan MA Perintahkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah Dicabut
- Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Cegah Hipertensi
Banyak Kendaraan Plat B dan D, saat Diberhentikan Petugas Mengaku Warga Kuningan

KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan beserta Polres Kuningan, Jawa Barat memberlakukan penyekatan arus mudik lebaran 1442 Hijriah. Ada sekitar 6 titik yang disekat dalam pengamanan arus mudik lebaran tahun ini.
Pos penyekatan sendiri diberlakukan di Patung Ikan Sampora, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sejak tanggal 22 April 2021.
Pengamatan di pos check poin Patung Tugu Ikan Sampora pada Sabtu (1/5/2021) malam, petugas yang tergabung dari Kepolisian, TNI, Satpol PP dan petugas medis Sukamulya memeriksa satu persatu kendaraan baik roda 2 dan 4.
Baca Lainnya :
- Vanessa Angel Sebut Dapat Narkoba dari Kuasa Hukumnya0
- Cara Mengaktifkan Paket Internet Gratis 0
- Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor0
- Banjir Kembali Rendam Dayeuhkolot Bandung, Warga Mengungsi0
- Hoaks Corona Bertambah, Polri Jerat 30 Tersangka0
Kendaraan yang menjadi target pemeriksaan dari petugas yakni kendaraan plat dari luar daerah seperti B-D.
Bahkan akan kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mengarah ke Kuningan juga tak luput dari pemeriksaan petugas.
Begitu juga bus angkutan antar kota antar provinsi, petugas juga diberhentikan untuk diperiksa. Mereka diberhentikan untuk diperiksa surat-surat baik surat kendaraan, hasil swab antigen maupun surat keterangan dari perusahaan.
Namun, di lokasi masih banyak sopir kendaraan dengan leter B dan D dan T mengaku merupakan orang Kuningan. Petugas yang berjaga pun tidak percaya begitu saja.
"Kita tetap periksa surat-surat mereka. Yang diperiksa surat hasil swab, dan kalau dia dari perusahaan harus menjukan surat-surat hasil swabnya," kata Kapolsek Cilimus Kompol Abdul Majid ketika ditemui di pos check poin Patung Tugu Ikan Sampora, Kabupaten Kuningan.
Meski banyak kendaraan leter B dan D yang melintas, pihaknya belum memberlakukan penindakan seperti putar arah. Karena, kebanyakan sopir dengan berplat nomor B dan D mengaku adalah warga Kuningan.
"Banyak orang Kuningan punya plat B, dan plat kendaraan luar daerah lainnya, tapi mereka kerja di Cirebon dan sekitarnya," jelas dia.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda 4, yang berplat nomor Kuningan. Begitu juga bus dan travel, mereka juga tak luput dari pemeriksaan.[]




































