- P2KA Lakukan Demo Desak PT KAI Bayar Para Pensiunan
- Penipu Catut Nama Bupati Pandeglang Minta Fee Dana Hibah
- Protes Atas Hasil Imbang , Suporter Hadang Bus Persib Di Flyover Pasupati
- DPRD Pandeglang: Sekdes Pamer Miras Saat Live FB, Harus Dipecat
- Warga Lembang Bakal Sweeping Bikers Sunmori-Night Riding Bikin Resah
- Walkot Nashrudin: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Jangan Dipaksakan
- TNI AL Bantu Gencarkan Vaksinasi di Ponpes Cirebon
- Terancam 5 Tahun Bui, Tersangka Kasus Bentrok Maut Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur
- Saung Pembibitan Ikan yang Ambruk, 2 Pria di Tasikmalaya Tewas Tertimpa
- Amalan Ringan yang Berpahala Besar untuk Para Suami
- Pesta Miras Oplosan, Nyawa 3 Warga Karawang Tak Bisa Diselamatkan
- 12 Rumah Terancam, Titik Longsor di Gununghalu KBB Meluas
- Surati Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri
- 70 Ribu Siswa SMA/SMK di Bandung-Cimahi Tuntas Divaksin
- Sisakan Satu Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang , Tak Ada Data Pembanding DNA
Anies: Segel Perkantoran yang Langgar PPKM Darurat, Ini Bukan soal Aturan, Ini soal Nyawa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyegel sejumlah perkantoran yang masih nekat mempekerjakan karyawannya di kantor pada masa PPKM Darurat ini.
"Pesan untuk semua yang bekerja di Jakarta. Tadi baru saja inspeksi gedung-gedung kantor di Jakarta bersama Kepolisian, Satpol PP dan Disnaker. Kami menemukan masih ada kantor-kantor yang bukan sektor esensial/ kritikal tapi masih tetap masuk bekerja atau esensial tapi melebihi 50%," ujar Anies dikutip dari akun media sosialnya, Selasa (6/7/2021).
Menurut Anies, temuan itu bukan sekadar pelanggaran peraturan PPKM Darurat yang dibuat pemerintah, tetapi pelanggaran atas tanggung jawab kemanusiaan.
Baca Lainnya :
- Viral Oknum Polisi Pukul 3 Bintara di Depan Mapolres 0
- Pesinetron Tampan Nekat Kumpul Kebo hingga Miliki Anak dan Berakhir di Jeruji Besi 0
- Driver Ojol hingga Pedagang Pasar Dapat BLT dari Jokowi0
- Cegah PHK, Jokowi Bakal Rilis Surat Utang Buat Pengusaha0
- Australia-Malaysia Turut Berduka Atas Kepergian Ibunda Jokowi0
"Kantor-kantor yang melanggar langsung kami segel, ditutup kantornya, semua karyawannya dipulangkan untuk bekerja dari rumah dan pemilik/manajer kantor diproses hukum oleh kepolisian," tandasnya.
Segel Perkantoran yang Langgar PPKM Darurat, Anies: Ini Bukan soal Aturan, Ini soal Nyawa
"Sekali lagi ini bukan soal aturan, bukan soal pasal-pasal, ini soal nyawa. Untuk melindungi sesama, melindungi saudara-saudara kita, melindungi pekerja yang bekerja untuk kita. Jangan ada lagi, pemilik dan petinggi perusahaan bisa WFH di rumah dengan aman, sementara pekerjanya diharuskan pergi dari rumah, masuk kerja dan ambil resiko. Ayo, semua harus ikut ambil tanggung jawab itu, sambung Anies.
Anies kembali mengingatkan, apabila tempat bekerja bukan sektor esensial, tapi masih masuk 100% atau sektor esensial tapi yang WFO lebih dari 50%, segera laporkan lewat Aplikasi JAKI secara anonim. Kerahasiaan pelapor dijamin. "Masa-masa sulit ini akan bisa lebih cepat selesai bila kita semua bekerja sama dengan disiplin menjaga keselamatan bersama," tutup Anies.
Dari video yang dibagikan Anies, diketahui kantor yang disegel berada di Gedung Sahid Sudirman Centre. Perkantoran yang disegel Anies merupakan kantor PT Equity Life dan Ray White Indonesia yang berada di lantai 43 Sahid Sudirman Centre.
"Di kantor-kantor pencakar langit Ibu Kota di lantai 43. Mereka orang yang sangat terdidik. Kantornya bukan termasuk esensial dan kritikal tapi semua tetap bekerja. Bukan hanya tidak mematuhi peraturan tapi juga membahayakan keselamatan pekerjanya," tambah Anies Baswedan.[]
































