5 Penyebab Berat Badan Naik meski Puasa

By Polkrim News. 22 Apr 2021, 17:35:22 WIB Kesehatan
5 Penyebab Berat Badan Naik meski Puasa

Puasa dapat diartikan dengan menahan makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Banyak orang berpikir dengan berpuasa, berat badannya akan turun. Benarkah demikian? Menurut ahli diet dan ahli gizi, puasa tidak serta merta menurunkan berat badan. Apa yang terjadi di lapangan, pihaknya justru menemui banyak klien dari kalangan Muslim yang justru berat badannya naik di akhir Ramadhan atau saat Idul Fitri.

Ada beberapa hal yang menyebabkan hal itu. Apa saja?

1. Terlalu banyak makan gorengan

Baca Lainnya :

Makanan tradisional sebagai salah satu alasan terbesar di balik kenaikan berat badan di bulan Ramadhan. Satu hal yang perlu diingat adalah Ramadhan adalah bulan yang sangat sosial. Jadi, puasa Ramadhan memang memiliki komponen sosial dan budaya dalam hal makanan yang kita makan.

Di berbagai tempat, budaya berbuka puasa dirayakan dengan memakan berbagai macam makanan. Terlepas dari budaya mana mana Anda berada, selalu ada semacam gorengan dan banyak karbohidrat berat.

Kalori yang terkandung dalam gorengan sulit dihitung. Itu tergantung dari seberapa lama Anda menggorengnya di dalam minyak.  Gorengan menyerap jumlah minyak itu, jadi sulit untuk benar-benar mengetahui jumlah kalori pastinya, bisa berkisar antara 200 bahkan 500 kalori.

Gorengan yang mungkin lebih cepat dimakan di bulan Ramadhan. Seseorang bisa makan gorengan dua sampai tiga buah dalam sekali makan.

Dan sekarang pikirkan untuk melakukan itu selama 30 hari berturut-turut. Jika Anda makan dari tiga hingga empat gorengan setiap hari, Anda dengan mudah makan lebih dari 100 gorengan dalam sebulan.

Dari pada menggoreng makanan, pilih metode memasak yang lebih sehat seperti memanggang, mengukus, dan menumis.

2. Terlalu banyak makan dan minum yang manis

Penambahan berat badan tidak hanya terbatas pada apa yang dimakan saat berbuka puasa. Minuman manis seperti jus buah atau soda juga bisa berperan menambah berat badan. Seringkali orang beralih ke minuman manis (untuk tetap terhidrasi) daripada air. Satu gelas minuman manis rata-rata bisa mengandung empat hingga 7 sendok teh gula. Batasi jumlah dan frekuensi mengonsumsi permen/makanan penutup. Gunakan opsi pemanis yang lebih baik seperti kurma, saus apel, dan stevia.

3. Kurang tidur

Ahli Gizi Klinis, menjelaskan perlunya tidur siang selama Ramadhan. Kurang tidur bisa meningkatkan nafsu makan dan menambah kelelahan. Anda dapat memilih 30 menit tidur siang karena terbukti membantu tubuh Anda mengisi ulang.

4. Waktu makan tidak konsisten

Makan dengan sering dan pada waktu yang tidak konsisten dari berbuka puasa hingga waktu sahur juga dapat menyebabkan penambahan berat badan. Selain itu makan yang terus menerus dan berlebihan saat berbuka juga bisa menyebabkan naiknya berat badan.

5. Kurang bergerak

Kurangnya gerakan dan menghabiskan lebih banyak waktu dalam aktivitas yang tidak banyak bergerak seperti menonton TV mencegah orang-orang menghabiskan energi. Hal itu dapat menyebabkan naiknya berat badan. Oleh karena itu, untuk tetap aktif bergerak.

Orang-orang untuk berpartisipasi dalam beberapa bentuk olahraga seperti yoga, pilates, atau jalan kaki. Biarkan olahraga yang lebih berat tepat sebelum Anda berbuka atau setidaknya 2-3 jam setelah berbuka.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 3Kanan - Iklan 4Kanan - Iklan 5Kanan - Iklan 6

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama