- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Tiga Orang Warga Di Kampung Ciwaruga Ditusuk Oleh ODGJ, Satu Tewas

KABUPATEN BANDUNG -- Tiga orang warga di Kampung Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, menjadi korban penusukan oleh orang yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) berinisial A, Senin (11/10) kemarin. Akibatnya, dua orang warga yang menjadi korban mengalami luka sedangkan satu orang korban lainnya tewas.
Kapolsek Cisarua, Kompol Darto, mengatakan, A mengamuk saat hendak dibawa pihak keluarga untuk berobat ke wilayah Subang dan menusuk tiga orang anggota keluarga yang mengantarkan. Salah seorang korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit akibat mengalami luka tusuk.
Baca Lainnya :
- Dorong Percepatan Tangani Wabah Corona, DPRD KBB Bentuk Panja0
- Pengungsi Banjir Kabupaten Bandung akan Jalani Rapid Test0
- Pemotor Terkapar di Jalan Paramedis Bandung Evakuasi Pakai APD 0
- Hujan Deras Picu Longsor di Enam Lokasi Bandung Barat0
- Puluhan Jurnalis Ikuti Rapid Test di Gedung Sate0
"Itu orang yang sudah dianggap gangguan jiwa, rencananya mau diobati keluarga ke Subang, taunya mengamuk," ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/10).
Ia menuturkan, dua korban lainnya masih mendapatkan perawatan di rumah sakit sedangkan korban yang meninggal diketahui mengalami lima luka tusukan. Kapolsek tidak merinci hubungan keluarga antara pelaku dan korban.
Darto melanjutkan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan observasi pihak rumah sakit terhadap A. Pelaku sendiri dalam kondisi belum stabil. "Nanti melihat rekomendasi dari rumah sakit, dia benar gangguan jiwa atau enggak," katanya.[]
<!--[if gte mso 9]><xml>
































