- Persib Bandung Amankan Tiket Semifinal, Kalahkan Persebaya Surabaya (3-2)
- Tawuran Pelajar di Sukabumi Berujung 1 Orang Tewas, 2 Luka-Luka
- Bapak di Blitar Perkosa Anak Kandungnya, Nafsu Usai Nonton Sinden Joget
- Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja
- Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang
- KPK Akan Lakukan Rotasi, Cegah Terulangnya Pencurian Barang Bukti
- Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan
- Jubir Satgas Covid-19: Nekat Mudik, Harganya Nyawa
- Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin
- Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan
- Disparbud Jabar Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021
- Rumah di Wonoagung Pasca Gempa Malang Rata dengan Tanah
- Korban Gempa Bumi di Jawa Timur Terus Bertambah
- BNPB: Korban Gempa 6 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
- BBPLK Bandung Targetkan Minimal 70 Persen Peserta Pelatihan Terserap oleh Industri
Test Urine Mendadak Puluhan Polisi di Polda Malut

TERNATE [POLKRIM] - Polda Maluku Utara melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) bersama Biddokkes Polda Maluku Utara, mendadak melakukan tes urine secara acak kepada 17 anggota Polda Malut. Rabu (7/4/2021).
Pemeriksaan urine yang dilakukan terhadap personel Polda Malut ini dilaksanakan di sela-sela apel pagi personel Polda Malut.
Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan menyampaikan, pemeriksanan ini merupakan atensi dari pimpinan sehingga harus dilakukan guna mencegah anggota terpapar penyalahgunaan narkoba. “Alhamdulillah, pemeriksaan yang dilaksanakan secara acak kepada 17 personel tersebut, hasilnya negative,” katanya.
Baca Lainnya :
- ASN Boleh Kerja dari Rumah Sampai 31 Maret 20200
- Peta Sebaran Corona di Jawa Barat, 10 Positif0
- Aliansi Buruh se-Jawa Barat Demo Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja0
- Persib Kokoh di Puncak, Menang 2-1 atas PSS Sleman0
- Antisipasi Virus Corona, Disdik KBB Liburkan Siswa Selama Dua Pekan0
Dia juga menyampaikan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia khusunya di Malut masih cukup tinggi, terbukti dengan banyaknya kasus yang ditangani Dit Resnarkoba Polda Malut dan jajaran.
“Sebelum kita melakukan penegakkan hukum kepada masyarakat yang menggunakan atau mengedarkan narkoba, maka kita sendiri dulu harus pastikan bahwa personelterbebas dari narkoba dalam menuju Polri yang presisi yakni prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan," ungkapnya.
Juru bicara Polda Malut ini pun mengingatkan kepada anggota Polri khusunya Polda Malut agar tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti dipidana,” tegas Kabid Humas.
Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga wilayah dari peredaran barang haram itu. Lanjutnya, “Mari kita jaga wilayah Maluku Utara ini dari narkoba. Apabila melihat dan mengetahui adanya peredaran narkoba untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwenang," pungkasnya.[sp]

































