- Pedagang Tutup Akses Jalan, Protes Penutupan Wisata Meluas ke Carita
- Petugas Tutup Objek Wisata Cipanas Garut, Wisatawan Mulai Membludak
- Satgas Indramayu Tutup Semua Objek Wisata
- 8 Wisatawan di Pangandaran Positif Covid-19
- Dua Calon Pengunjung Kebun Binatang Bandung Positif Covid-19
- Polres Sukabumi Ungkap Motif Mahasiswa Lakukan Pembunuhan Berencana
- Wali Kota Depok Pantau Penduduk yang Baru Mudik dan Gelar Rapid Test Antigen
- Maling Motor di Kuningan Diarak Warga lalu Dibuang ke Saluran Irigasi
- Empat Warga Bandung Terseret Ombak ,Wisata ke Pantai Santolo
- Ribuan Wisatawan Datangi Kebun Binatang Bandung
- Pemkab Pangandaran Lakukan Rapid Antigen Acak, Usai Ledakan Wisatawan di Batu Karas
- Dikepung Pasukan Elit TNI-Polri Kelompok Teroris OPM Terdesak
- Indonesia Dorong OKI Lakukan 3 Langkah Kunci Selesaikan Konflik Palestina-Israel
- Rossi-Marquez Melempem, Jack Miller Juara MotoGP Prancis 2021
- Sedan Camry Seruduk Warung dan 3 Kendaraan Lain di Bekasi, Sopir Diduga Linglung
Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang

JAKARTA, --Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengumumkan sebanyak 174 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain 174 orang meninggal dunia, data BNPB juga menyebutkan ada 48 orang lainnya yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Baca Lainnya :
- Rano Karno Akui Terima Rp 7,5 Miliar dari Adik Ratu Atut0
- Jurusan Pendidikan MIPA UIN SGD Jadi Pionir Pembelajaran Daring0
- Iwa Karniwa Dituntut Enam Tahun Penjara0
- Kematian Siswa Sukabumi, Tujuh Pelajar Ditetapkan Tersangka0
- Rekam Suara di Facebook Bakal Dapat Bayaran0
"Update terakhir korban banjir NTT174 orang meninggal, dan 48 orang hilang. Kami akan terus mencari sampai optimal," kata Doni dalam Konferensi Pers daring, Sabtu (10/4).
Doni juga mengatakan belum akan menghentikan pencarian korban hilang. Ia menjelaskan, pencarian baru akan dihentikan setelah mendapat persetujuan dengan keluarga korban yang dinyatakan hilang. Sementara ini pemerintah setempat bersama BNPB masih akan terus melakukan pencarian.
"Kalau sudah ada kesepakatan dengan keluarga, pencarian baru akan kami hentikan," tuturnya.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor menimpa NTT pada 5 April lalu. Bencana ini menimbulkan kerusakan parah, hingga listrik padam, jaringan komunikasi terganggu, dan sejumlah infrastruktur rusak.
Berikut daftar korban jiwa dan orang hilang akibat banjir:
1.Kota Kupang 6 meninggal
2.Flores Timur 71 meninggal, 5 hilang
3.Malaka 6 meninggal
4.Lembata 46 meninggal, 22 hilang
5.Ende 1 meninggal
6.Sabu Raijua 3 meninggal, 5 hilang
7.Alor 28 meninggal, 13 hilang
8.Kabupaten Kupang 12 meninggal, 3 hilang
9.Sikka 1 meninggal.[]




































