- Sejumlah Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Gegara Rusak Puting Beliung
- Mahasiswa Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Mega Proyek di DPRD Jabar
- Puskesmas Cibinong Cianjur Ditutup Sementara, 16 Nakes Positif COVID-19
- Ridwan Kamil: Pasien COVID-19 Meningkat, tapi Masih Terkendali
- Pabrik Obat-obatan Terlarang di Tasikmalaya Digerebek, 700.000 Butir Pil Diamankan
- 2 Warga Pandeglang Dibekuk Polda Banten, Selundupkan 90 Ribu Ekor Baby Lobster
- 1,1 Ton Sabu Asal Timur Tengah Berhasil Diungkap Satgas Narkoba Polda Metro
- Usai Hadiri Hajatan 66 Warga Sekampung di Madiun Positif COVID-19
- Saudi Tutup Masjid di Jazan, Setelah Imam Terinfeksi Covid-19
- Kasus Penyalahgunaan Narkoba , Musisi Terkenal AN Ditangkap Polisi di Cibubur
- Beasiswa Aperti BUMN 2021 Telah Dibuka
- Pengumuman Hasil SBMPTN 2021: Cek di 30 Link Ini
- Petani Sapi di Garut Kena Tipu Sampai 460 juta
- Kasus Covid-19 Melonjak, Ridwan Kamil Salahkan Warga Mudik
- Seorang Napi Wanita Tewas, 20 Dirawat di RS, Oplos Minuman dengan Disinfektan
Indonesia Dorong OKI Lakukan 3 Langkah Kunci Selesaikan Konflik Palestina-Israel

JAKARTA, - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membahas agresi Israel di Palestina. Pertemuan tersebut digelar secara virtual dan dihadiri 16 menteri serta wakil menteri luar negeri dari negara-negara anggota OKI.
Menlu Retno menjelaskan para peserta menyampaikan kekhawatiran mereka atas situasi yang saat ini terjadi di Palestina. Selain itu Menlu mewakili Indonesia mengusulkan tiga langkah kunci yang bisa dilakukan OKI untuk mengatasi masalah tersebut.
"Persatuan di antara negara anggota OKI, persatuan di antara semua pemangku kepentingan di Palestina. Tanpa persatuan, OKI tidak akan mampu menjadi penggerak bagi dukungan internasional untuk Palestina. Di saat yang sama, bangsa Palestina hanya bisa mencapai cita-citanya untuk merdeka apabila mereka bersatu," ujar Retno dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (16/5/2021).
Baca Lainnya :
- Kemuculan Perdana Puput Nastiti Devi pasca Ahok ditetapkan jadi Bos Pertamina0
- Artis Andrea Dian Positif Corona Covid-190
- Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pembuat Keramaian0
- Update Covid-19: Purwakarta Bukan Daerah Tranmisi Lokal Penularan Covid-190
- 3 Lokasi Rapid Test Covid-19 di Jabar0
Langkah kedua yaitu mendesak masing-masing negara OKI menggunakan pengaruhnya masing-masing untuk mendorong gencatan senjata secepatnya. Tujuannya menghentikan berbagai bentuk kekerasan.
Selanjutnya Indonesia mendorong OKI lebih keras berupaya memulai kembali negosiasi multilateral yang kredibel dan berpedoman pada parameter-parameter yang telah disetujui secara internasional. Tujuannya mencapai perdamaian yang lestari berdasarkan prinsip solusi dua negara.
"Di dalam penutupan statement ini, saya menyampaikan bahwa perjuangan untuk mendukung kemerdekaan Palestina masih jauh dari selesai. Persatuan negara OKI, saya tekankan lagi, harus terus kita jaga untuk mendukung perjuangan Palestina," ujarnya.[]
































