- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Terlambat Diperbaiki Sekolah di Karawang Roboh

KARAWANG - Kasus robohnya bangunan sekolah terjadi di Kabupaten Karawang. Tiga ruang kelas milik SD Negeri Bayur Kidul 1, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, roboh karena kondisinya sudah reot dan tak segera perbaikan.
"Kondisi sekolah memang perlu perbaikan, apalagi sudah lama tidak digunakan karena COVID-19. Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan ke pemerintah agar segera diperbaiki karena sudah rawan roboh. Tapi permohonan kami belum ditindaklanjuti pemerintah, bangunan keburu roboh, " kata Kepala SD Negeri Bayur Kidul 1, Ahmad Holili, Selasa (12/10/21).
Baca Lainnya :
- 104 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Dapat Asimilasi0
- Gaji Wali Kota Sukabumi Disumbangkan untuk Tangani Covid-190
- Rapid Test Corona di Stadion GBLA Batal, Ditolak Warga0
- Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Langsung Simpul-Simpul Transportasi Publik0
- Bupati Bogor, Tidak akan Memotong ASN yang Gajinya Rp 2 Juta 0
Menurut Holili, bangunan sekolah sudah diketahui mengalami kerusakan pada bagian atap. Bangunan yang dibangun tahun 2012 mengalami kerusakan parah pada bagian atap sejak satu tahun lalu.
Karena kondisinya dianggap membahayakan siswa, kemudian pihak sekolah mengajukan permohonan perbaikan sejak enam bulan lalu. "Kami sudah mengajukan perbaikan, namun hingga sekolah roboh belum juga dapat kabar. Untungnya sekolah roboh pada malam hari" katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Asep Junaedi mengatakan, bangunan SD Negeri Bayur Kidul 1 rencananya akan dilakukan rehab tahun ini melalui anggaran perubahan.
Namun karena sudah keburu roboh, maka pihak Disdikpora akan mencari anggaran lain yang lebih cepat. "Karena harus segera dibangun, kami harus mencari anggaran lain yang lebih cepat, yaitu melalui anggaran CSR perusahaan," katanya.
Asep mengatakan, untuk sementara rehab bangunan SD Negeri Bayur Kidul 1 dilakukan tiga lokal dengan anggaran Rp200 juta. Anggaran tersebut akan dicari dari CSR perusahaan. "Secepatnya akan kita bangun agar siswa bisa sekolah, " katanya.[]
<!--[if gte mso 9]><xml>
































