- UPT Dishub Garut Monitoring Pemasangan Tiang Listrik PJU
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kab. Sukabumi, Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila
- Memutus Penyebaran Covid-19, AKBP Sumarni Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan
- Koordinasi LKSP-Kadin Jabar Dengan BP2MI
- Rapat Hybrid Perdana Pengurus Baru BPB MPW PP Provinsi Jawa Barat
- 3 Pejabat Pemkab Aceh Tenggara Dibekuk Beli 6 Butir Ekstasi
- Menlu Retno Tekankan Dukungan Indonesia bagi Palestina
- MUI Desak Pilkada 2020 Ditunda: Demi Keselamatan Jiwa Manusia
- MA Potong Hukuman Anas Urbaningrum Jadi 8 Tahun Penjara
- Petugas Lapas Tangerang Tidur Saat Narapidana WN China Kabur
- Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu
- Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan
- Pemda KBB-TNI Bantu Petani yang Terimbas COVID-19
- Ridwan Kamil Bakal Ngantor di Kota Depok, Bodebek Episentrum COVID-19
- Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 2020
Seorang Relawan Uji Vaksin Sinovac Malah Terinfeksi COVID-19

BANDUNG - Satu orang relawan vaksin Sinovac dikabarkan terinfeksi virus Corona (COVID-19) diduga setelah bepergian ke Semarang, Jawa Tengah.
Koordinator Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac Kusnandi Rusmil mengatakan, relawan itu bakal disuntik ulang. Satu relawan itu diketahui positif COVID-19 usai menjalani tes swab setelah bepergian ke Semarang.
"Jadi relawan ini disuntik vaksin pertama. Kemudian pergi (ke Semarang). Pas pulang dicek lagi swab-nya, positif terpapar virus Corona," kata Kusnandi kepada wartawan di Bandung, Kamis (10/9/2020).
Baca Lainnya :
- Polisi Bakal Jerat Pasal Penipuan, Kasus Tunggal Rahayu0
- Setelah Subsidi Pulsa, Kini Pemerintah Bagi-bagi Tablet Murah0
- Komisioner KPU Evi Novida Jalani Isolasi Mandiri, Dinyatakan Positif0
- Karyawan Tidak Digaji 7 Bulan, PT Inti Akhirnya Buka Suara0
- Akhir September 9 Juta Pelaku Usaha Mikro Terima Banpres Rp22 T0
Kusnandi memastikan, relawan tersebut terinfeksi bukan karena vaksin Sinovac. Sebab, virus yang disuntikkan kepada relawan telah dimatikan. "Positifnya bukan (dari vaksin). Kalau vaksin kan virus yang mati. (Diduga terpapar Corona karena) dia (relawan tersebut) jalan-jalan ke Semarang," ujar dia.
Para relawan uji klinis vaksin Sinovac, tutur Kusnandi, disarankan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski pun sudah disuntik vaksin. Berdasarkan ketentuan, relawan tak boleh keluar kota. Selain itu, wajib menjaga kondisi tubuh dan daya tahan atau imunitas.
Kalau pergi keluar kota terutama zona merah, mereka harus melaporkan kepada tim pengawas. "Relawan harus melakukan physical distancing, cuci tangan, dan pakai masker," pungkasnya.[]
































