- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Selama 2 Tahun Seorang Pria Ejakulasi dari Pantat, Kasus Aneh Dunia Medis

LONDON - Lebih menderita dari seorang jomblo, pria berusia 33 tahun di Inggris harus menahan derita selama dua tahun karena selalu ejakulasi melalui anusnya. Setelah diperiksa polisi, ternyata ada saluran abnormal yang terjadi ketika si pria disembuhkan usai mengalami over dosis kokain dua tahun silam.
Dikutip dari IFL Science, pria ini mendatangi rumah sakit setelah lima hari mengalami nyeri di bagian testisnya.
Baca Lainnya :
- Khasiat Jahe bagi Tubuh, Bisa Redakan Mual dan Nyeri Otot0
- Cara Alami Membersihkan Paru-paru0
- Benarkah Mengonsumsi Ibuprofen Saat Terinfeksi Virus Corona Bisa Berbahaya0
- Malaysia Perpanjang Lockdown, TKI: Makan Dikurangi, Hanya Mie dan Nasi0
- Adzan Pertama Kali Terbuka Berkumandang di Jerman0
Tim medis yang menerbitkan studi kasus ini di jurnal Cureus, menemukan pasien memiliki testis yang bengkak. Laboratorium menunjukkan tanda-tanda infeksi saluran kemih, sementara pemeriksaan dubur digital menunjukkan tanda-tanda masalah pada dinding duburnya.
CT scan menghasilkan tampilan masalah yang jauh lebih baik daripada yang dapat dilihat dengan jari. Tes lebih lanjut mengkonfirmasi adanya
Selain memperbaiki fistula melalui operasi, tim mencari kemungkinan penyebab masalah. Setelah periksa, mereka menemukan bahwa dua tahun sebelumnya pria ini mengalami koma tiga minggu setelah keracunan kokain dan fensiklidin (PCP).
Selama tinggal di rumah sakit, ia dipasangi kateter Foley, di mana cedera itu kemungkinan besar menjadi penyebabnya. "Ulangi VCUG mengungkapkan resolusi fistula dan pasien pulih dengan hanya sedikit mengurangi volume ejakulasi antegrade selama beberapa bulan," ujar tim menulis.
Tim menyimpulkan bahwa kateter Foley penting dalam perawatan dan manajemen pasien, kendati begitu dokter perlu menyadari potensi komplikasi (dan jarang) yang dapat terjadi akibat penggunaannya. "Dokter harus memperhatikan risiko potensial lainnya seperti cedera uretra," tulis tim tersebut.
"Kasus ini tidak hanya menyoroti komplikasi langka dari penggunaan kateter tetapi juga menekankan pentingnya perhatian penyedia saat menggunakan terapi yang tampaknya tidak berbahaya seperti kateter Foley."[]
































