Ridwan Kamil Layangkan Protes ke Panitia All England, It is Very Unfair and Unprofessional

By Polkrim News. 20 Mar 2021, 00:11:12 WIB Olahraga
Ridwan Kamil Layangkan Protes ke Panitia All England, It is Very Unfair and Unprofessional

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil turut bersuara menyusul keputusan panita penyelenggara kejuaraan bulu tangkis All England yang memaksa tim bulu tangkis Indonesia mundur dari ajang buku tangkis bergengsi internasional itu.

Emil, sapaan akrabnya bersuara dengan cara melayangkan protes kepada pihak penyelenggara. Protes dia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil. Bahkan, dua kali dia melayangkan protes yang diunggahnya pada Kamis (18/3/2021) malam.

"Berita ini bikin sedih banget, duh. Ikut prihatin atas keputusan diskualifikasi yg diterima oleh tim bulu tangkis Indonesia dari perhelatan All England karena satu pesawat dengan salah seorang penumpang anonim yang terpapar Covid," tulis Emil dalam protes pertamanya.

Baca Lainnya :

Menurut Emil, insiden yang banyak disesali masyarakat Indonesia itu sebenarnya dapat diantisipasi dengan melakukan pengetesan secara berkala kepada tiap pemain yang berlaga di All England.

"Padahal dalam hemat saya bisa lakukan tes per tiap hari kepada atlet jika perlu.

Namun itu adalah konsekuensi dari kebijakan pemerintah Ingggris dan panitia," tulis Emil.

Emil pun berharap, keputusan tersebut bisa berlaku adil kepada semua tim yang berlaga. Dia juga mendukung para atlet untuk tetap tegar menghadapi keputusan tersebut.

"Semoga keputusan ini berlaku adil bagi semua tim dari negara lain dan mendoakan agar tim bulu tangkis Indonesia tetap semangat, berprestasi dan menjaga sportivitas. Tetap semangat untuk the Minions, The Daddies dan kawan-kawan tim Bulutangkis Indonesia. Doa dari kami di tanah air," ungkapnya.

Dalam protes kedua, Emil menulisnya di akun Instagram resmi All England. Dalam protesnya itu, Emil bahkan menyebut keputusan panitia mendepak tim bulu tangkis Indonesia sangat tidak adil dan profesional.

"Why don't you just simply run a covid test to all incoming athletes. Make it an everyday covid testif you have to. You did that policy to team Denmark, India and Thailand. Why not do the same to team Indonesia? It is very unfair and unprofessional. You are destroying the very essence value of sport which is fairness.-regards. Ridwan Kamil, Governor of West Java, Indonesia," tulisnya.

Diketahui, tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen bergengsi All England 2021. Hal tersebut diketahui dari unggahan Marcus Fernaldi Gideon di akun Instagram-nya pada Kamis (18/3/2021) pagi.

Dalam unggahannya, Marcus Fernaldi Gideon mengungkapkan bahwa seluruh tim Indonesia, termasuk pelatih dan ofisial dipaksa mundur dari All England 2021.

Menurutnya, insiden tersebut akibat tim Indonesia satu pesawat dengan salah seorang penumpang yang dinyatakan positif COVID-19 dalam penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021).

"Malam ini, kami terkejut mendengar kabar bahwa kami (pemain Indonesia dan ofisial) harus mundur dari All England karena adanya penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang terbang dalam satu pesawat bersama kami," tulis Marcus dalam unggahan Instagram pribadinya.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 3

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama